Mengenal Nyamuk Anopheles Penyebab Malaria, Waspada Serangannya Pada Musim Hujan
Warga pada musim hujan diminta waspada saat ini. Pasalnya, penyakit malaria dan demam berdarah mudah menyerang warga
Sebagian besar nyamuk Anopheles aktif saat senja dan fajar, dan ada pula yang aktif di malam hari.
Mereka adalah serangga terbang yang lemah dan menjadi tidak aktif dalam kondisi berangin.
Hanya nyamuk betina yang menghisap darah untuk pengembangan telur.
Nyamuk ini dapat menghasilkan sekitar 50-200 butir telur per oviposisi.
Telur diletakkan secara tunggal di atas air dan akan menetas dalam waktu 2-3 hari.
Dalam kondisi tropis, dibutuhkan 10-14 hari untuk perkembangan telur menjadi dewasa.
Nyamuk betina dapat hidup sampai satu bulan sedangkan nyamuk jantan dapat hidup sampai satu minggu.
Nyamuk ini ditemukan di seluruh dunia kecuali Antartika.
Baca: Musim Hujan Telah Tiba, Bekali Si Kecil dengan Turtle Neck
Baca: Beri Penghormatan Terakhir Karo Kesra Provinsi Sumsel, Gubernur Herman Deru Jadi Inspektur Upacara
Habitanya, tahap larva dan pupa yang beraktivitas pada lingkungan berair.
Tempat perkembangbiakan mungkin sangat kecil - kolam air dekat dengan rumah atau sungai di dekatnya.
Nyamuk yang paling sering ditemukan di luar rumah, berdekatan dengan tempat aktivitas.
Selain menjadi hama, nyamuk Anopheles betina dapat menularkan penyakit yang mengancam jiwa terutama Malaria ketika memakan korbannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/dinkes-lahat.jpg)