Mengenal Nyamuk Anopheles Penyebab Malaria, Waspada Serangannya Pada Musim Hujan

Warga pada musim hujan diminta waspada saat ini. Pasalnya, penyakit malaria dan demam berdarah mudah menyerang warga

Mengenal Nyamuk Anopheles Penyebab Malaria, Waspada Serangannya Pada Musim Hujan
Sripo/ Ehdi Amin
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lahat H Ubaidillah SKM MKes 

"Seperti membersihkan lingkungan, rumput rumput yang basah, dan rumput yang sudah tinggi, biasanya nyamuk banyak bersarang disana," jelasnya.

Nyamuk anopheles dikutip dari environmentalscience.bayer.co.id mencakup 4 spesies yakni Anopheles balabacensis, Anopheles gambiae, Anopheles stephensi, dan Anopheles maculatus.

Nyamuk dewasa memiliki tubuh langsing yang terbagi menjadi tiga bagian: kepala, dada, dan perut.

Kepala digunakan untuk makan dan memperoleh informasi sensorik, terkadang thorax digunakan untuk bergerak, dan perut untuk pencernaan makanan dan pengembangan telur.

Baca: Ibu Sofyan Driver Taksi Online Meneteskan Air Mata di Depan Kapolda Sumsel, Ini Momen Pertemuannya

Baca: Hadir di Wisuda, Hotman Paris Menangis, Sang Putra Kesal Melihat Kelakuan Ayahnya Begini !

Nyamuk Anopheles dapat diidentifikasi dengan posisi istirahat khas mereka di mana perut mereka tetap di udara sejajar dengan permukaan di mana mereka beristirahat.

Sebagian besar nyamuk Anopheles aktif saat senja dan fajar, dan ada pula yang aktif di malam hari.

Mereka adalah serangga terbang yang lemah dan menjadi tidak aktif dalam kondisi berangin.

Hanya nyamuk betina yang menghisap darah untuk pengembangan telur.

Nyamuk ini dapat menghasilkan sekitar 50-200 butir telur per oviposisi.

Telur diletakkan secara tunggal di atas air dan akan menetas dalam waktu 2-3 hari.

Halaman
123
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved