IMF Bali 2018

Awalnya Kritis, Elit Demokrat Akhirnya Tarik Ucapan Terkait IMF di Bali

Elit Demokrat Andi Arief kembali memberikan tanggapannya soal pertemuan IMF-World Bank 2018

Awalnya Kritis, Elit Demokrat Akhirnya Tarik Ucapan Terkait IMF di Bali
IMF.org
IMF 

Menurutnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang plural dalam hal senang dan susah.

Ia pun turut meminta KPK untuk menyelidiki anggaran pertemuan tahunan IMF dan World Bank 2018 yang mencapai hampir satu triliun rupiah.

"Selamat berpesta tuan-tuan di Bali, biar kedukaan kami di lombok dan sulteng yang akan mendoakan kalian. Kami bangsa yang plural dalam hal senang dan susah.

KPK harus turun untuk menyelidiki mengapa anggaran pertemuan IMF Bali melonjak menjadi hampir 1 Trilyun. Event begini biasanya sepertiga atau paling besar separuhnya," tulis Andi Arief.

 

 

Politisi Partai Demokrat Andi Arief melontarkan sindiran perihal pertemuan tahunan IMF dan World Bank 2018 yang bertempat di Bali, Indonesia.
Politisi Partai Demokrat Andi Arief melontarkan sindiran perihal pertemuan tahunan IMF dan World Bank 2018 yang bertempat di Bali, Indonesia. (Capture Twitter @AndiArief__)

 

Dalam kicauan sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat ini juga menjelaskan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang merupakan Presiden Indonesia keenam tak ikut campur soal pertemuan tahunan IMF dan World Bank 2018 ini.

Menurutnya, meskipun Pemerintahan SBY yang mengusulkan acara ini digelar di Indonesia, namun Jokowi-lah yang mengambil keputusan sebab SBY bukan presiden Indonesia saat ini.

"Pak SBY tidak dalam posisi ikut campur dalan pertemuan IMF bali. Keputusan melanjutkan atau membatakkan atau mengurangi penghamburan uang dan mempertajam rasa kemanusiaan karena bencana ada pada Pak Jokowi. Pak SBY bukab Presiden saat ini," kicaunya.

 

 

Cuitan Andi Arief
Cuitan Andi Arief (Capture Twitter @AndiArief__)

 

Selain itu, Andi Arief pada Minggu (7/10/2018), juga turut angkat bicara terkait disebut-sebutnya nama Susilo Bambang Yudhoyono soal pertemuan IMF-World Bank di Bali pada 8-14 Oktober 2018 nanti.

Andi Arief mengatakan apabila pada tahun 2014, SBY tentu tidak mengharapkan pertemuan IMF akan digelar secara besar-besaran.

Menurut Andi, menghamburkan uang negara hampir triliunan rupiah untuk acara tersebut bukanlah usul dari SBY.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved