Berita Musirawas

Begal Sadis di Musirawas Terciduk Polisi, Setiap Beraksi tak Segan Membunuh Korban

Begal sadis yang merampas motor Tupa Umiatu Soleha (19), warga Dusun III, Desa Marga Baru SP3 Kecamatan Muara Lakitan

Begal Sadis di Musirawas Terciduk Polisi, Setiap Beraksi tak Segan Membunuh Korban
Net
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS - Begal sadis yang merampas motor Tupa Umiatu Soleha (19), warga Dusun III, Desa Marga Baru SP3 Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) ditangkap unit Reskrim Polsek Muara Lakitan.

Peristiwa pembegalan yang terjadi pada Tupa dan temannya Novi kala itu, sempat membuat heboh.

Tupa dan Novi, diancam menggunakan senjata tajam.

Akibat peristiwa itu pula Tupa mengalami trauma dan selalu takut bepergian sendirian.

Ternyata pelaku Begal tersebut adalah BM (28), warga yang tinggal di Blok B masih satu desa dengan Tupa sendiri.

Baca: Disebut Gantikan Ratna Sarumpaet, Ini Alasan Dokter Gamal Albinsaid Mau Jadi Jubir Prabowo-Sandi

Kapolsek Muara Lakitan AKP Nasharudin mengatakan, BM ditangkap atas laporan keluarga Tupa, karena dibegal dua orang tak dikenal, saat melintas di Jalan Poros, Desa Sidomulyo SP 2 Transubur Kecamatan Muara lakitan.

Baca: Sekjen PDI P : Mereka (Kubu Prabowo) Lebih Menikmati Rakyat, Bangsa dan Negara Indonesia Susah

"Kejadiannya pada hari Selasa (24/04/2017) setahun yang lalu pukul 20.00 WIB," ungkap Nasharudin, Sabtu (6/10/2018).

Ceritanya, Tupa bersama dengan Novi berboncengan mengendarai motor Honda Beat dibuntuti dua orang tak dikenal (OTD).

Setelah ditempat sepi kedua OTD tersebut langsung menghadang Tupa dan temannya.

"Kedua OTD langsung mengancam Tupa dan Novi dengan senjata tajam, karena ketakutan mereka menyerahkan motor yang mereka kendarai, bahkan sampai saat ini Tupa masih Trauma," terangnya.

Polisi setelah mendapat keterangan Tupa dan keluarganya langsung melakukan penyelidikan terkait siapa pelaku begal tersebut, dari hasil penyelidikan selama ini diketahui salah satu pelaku merupakan warga satu desa dengan Tupa sendiri.

"BM kita tangkap hari Kamis (4/09/2018) kemarin saat sedang tertidur dirumahnya, selanjutnya setelah diamankan tanpa perlawanan kita bawa ke Polsek untuk introgasi," terangnya.

Hasil interogasi, BM menerangkan kepada Polisi dan mengakui perbuatannya, sedangkan untuk barang bukti sepeda motor milik Tupa dibawa dan dijualnya kepada BR seorang warga Lubuklinggau.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved