Pilpres 2019
Mantan Panglima Jokowi Kini Belot ke Prabowo, Siapa saja ?
'Transfer pemain' sepertinya tidak hanya terjadi di lapangan sepakbola. Pilpres 2019 mendatang juga terlihat terjadi
Teranyar Sudirman Said mendampingi Sandiaga melaporkan harta kekayaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa (14/8/2018).
2. Rizal Ramli
Nama Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman era awal pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) kini berada di tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.
Baca: Inilah Sosok Johanes Adekalla Bocah SMP di Atambua NTT yang Viral Karna Panjat Tiang Bendera
Baca: Lagi Laris, Bule Cantik Nikah dengan Petani Indonesia, Inilah Deretan Pria Beruntung yang Bikin Iri
Sandiaga sebelumnya mengaku nama Rizal Ramli dan Sudirman Said akan masuk tim pemenangan bidang ekonomi. Bahkan, kata dia, dua nama itu sangat Highly recommended.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad pun membenarkan hal tersebut.
Menurut Sandiaga, Rizal Ramli akan bersama Sudirman Said menjadi anggota tim pemenangan yang akan fokus menggodok visi dan misi terkait ekonomi. Dua tokoh itu diketahui memang pernah menjabat menteri yang mengurusi hal-hal berkaitan dengan ekonomi.
3. Ferry Mursyidan Baldan
Nama mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang di era awal Kabinet Kerja Jokowi itu bergabung dengan tim pemenangan Prabowo-Sandi.
Ferry didapuk menjadi juru bicara untuk mengkampanyekan isu ekonomi tata ruang dan pembukaan lapangan pekerjaan untuk pasangan Prabowo-Sandi.

Hal itu disampaikan Sandi pada Selasa malam lalu.
Sebelum ini setelah tidak lagi berada di pemerintahan Jokowi, Ferry kemudian bergabung dengan tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017.
Untuk diketahui Ferry mulai terjun ke politik pada 1992.
Ferry tercatat pernah menjadi anggota MPR, anggota DPR, dari Partai Golkar selama beberapa periode hingga 2009.
Ketika 2011 lalu, ia berlabuh ke Partai NasDem dan menjabat Ketua Badan Pemenangan Pemilu.
Pada Pemilu 2014, Ferry menjadi salah satu faktor penyebab melejitnya perolehan suara Partai NasDem.