Harga Tanah Satu Meternya Capai Rp 250 Juta, Paling Mahal di Indonesia ? Cek Lokasinya

Menurut CEO Leads Property Indonesia, Hendra Hartono, nilai tanah tidak hanya ditentukan berdasarkan lokasi semata

Harga Tanah Satu Meternya Capai Rp 250 Juta, Paling Mahal di Indonesia ? Cek Lokasinya
Tribunnews
Kawasan Sudirman Jakarta 

TRIBUNSUMSEL.COM - Jelang Asian Games ke-18, sejumlah lokasi di Jakarta dipercantik dengan berbagai ornamen, seperti pemasangan instalasi bambu, karya Joko Avianto.

Lokasi pemasangan karya seni bambu tersebut berada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), tempat yang menurut Gubernur DKI Anies Baswedan paling mahal di Jakarta, bahkan Indonesia.

Baca: Kisah Cucu Soeharto Ikut Seleksi Paskibra, Tutupi Identitas Hingga Tak Mau Dijenguk Orangtua

Baca: Unik, Dulu jadi Petugas Upacara di Hadapan Presiden, Berikutnya Mereka yang jadi Presiden

Lalu benarkah tanah di Bundaran HI termahal? Jawabannya bisa iya, bisa tidak.

Menurut CEO Leads Property Indonesia, Hendra Hartono, nilai tanah tidak hanya ditentukan berdasarkan lokasi semata.

Namun ada variabel lain yang juga jadi acuan, seperti Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

“Enggak juga, sekarang nilai tanah bukan hanya lokasi. Tapi tergantung KLB-nya,” ujar Hendra kepada Kompas.com, Jumat (17/8/2018).

Hendra menegaskan, kawasan Sudirman dan Thamrin memang menjadi yang termahal, namun untuk harga tanah sangat tergantung pada nilai KLB-nya.

Menurut dia, jika ada dua tanah berada di lokasi yang sama namun nilai KLB-nya berbeda, maka bisa jadi harga tanah dengan nilai KLB lebih tinggi yang jauh lebih mahal.

Sebagai contoh ada dua bidang tanah di lokasi yang sama, namun nilai KLB masing-masing 5 dan 10, bisa dipastikan harga tanah di lokasi kedua jauh lebih mahal.

Untuk kawasan Bundaran HI sendiri, Hendra mengatakan nilai KLB-nya berada di antara 5 hingga 10, dengan harga tanah berada di kisaran Rp 150 juta sampai Rp 200 juta per meter persegi.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved