Berita Selebriti
Ruben Onsu Minta Maaf & Pastikan Pecat Karyawan Geprek Bensu Diduga Aniaya Driver Ojek Online
Presenter kondang sekaligus pemilik usaha Geprek Bensu mengunggah foto dan menyampaikan permohonan maafnya di media sosial,
TRIBUNSUMSEL.COM - Presenter kondang sekaligus pemilik usaha Geprek Bensu mengunggah foto dan menyampaikan permohonan maafnya di media sosial, Sabtu (11/8/2018).
Ini berkaitan dengan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum karyawan Geprek Bensu cabang Lampung kepada driver ojek online.
Akibat kejadian dikabarkan Rumah Makan Geprek Bensu sempat disambangi rombongan ojek online dan meminta pertanggung jawaban di pelaku.
Seperti diketahui usaha kuliner milik ayah satu anak ini terbilang cukup sukses, ia pun mendirikan banyak cabang di berbagai daerah di Indonesia.
Bahkan tak hanya di Indonesia, ia pun berencana akan membuka outlet Geprek Bensu di luar negeri salah satunya di Hongkong.
Di tengah pesatnya kemajuan bisnis kulinernya ini, kejadian tak mengenakan dengan membawa nama besar usahanya ini membuatnya sedikit tercoreng.
Dalam permintaan maaf yang ia tulis, Ruben memastikan jika kejadian ini merupakan masalah pribadi antara oknum pelaku yang merupakan karyawan Geprek Bensu Lampung dan korban,

Kala itu, ia mengaku tak mengecek media sosial hingga baru mengetahui kejadian ini, Ruben pun meminta maaf dan memastikan jika oknum yang melakukan penganiayaan terrsebut akan dipecat.
Tak hanya itu, menurut Ruben pihaknya juga akan bertanggung jawab untuk biaya pengobatan korban penganiayaan tersebut.
Suami Sarwendah ini juga mengaku akan mendukung jika korban membawa perkara ini ke jalur hukum.
Dalam unggahannya tersebut, Ruben mempostinga foto emoji tanda minta maaf. Berikut caption permintaan maaf yang ia tulis dalam unggahannya itu :
"Sebelum nya saya memohon maaf yg sebesar2 nya dan sangat amat menyesal kan kejadian ini terjadi, pulang Live KDI tadi malam saya sudah tidak buka instagram lagi dan saya baru tahu pagi ini.
Terkait dengan peristiwa pegawai geprek bensu lampung yg melakukan pemukulan pada tukang gojek bersama ini kami ingin melakukan klarifikasi sebagai berikut :
1. Pertama tama kami mengutuk setiap perbuatan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh “oknum” yg bekerja di @geprek_bensu_lampung , karena kami membenci tindakan anarkis dan kekerasan yg dilakukan oleh siapapun.
2. Kami akan mempelajari masalah yg melibatkan “oknum” tersebut dan akan segera mengambil tindakan tegas diantaranya melakukan pemecatan