Berita Sriwijaya FC

Soal Kegaduhan Sriwijaya FC : Muddai Madang Ungkap Ada Orang yang Sudah Kepingin Kelola SFC

Penyebab kisruh di tubuh manajemen Sriwijaya FC akhirnya satu persatu mulai diungkap manajemen.

Editor: M. Syah Beni
Tribun Sumsel

Nah memang ditenggarai ada oknum-oknum yang sudah kepengin mengelola SFC ini.

Buat saya sebagai komisaris utama, ya nanti silakan pemegang saham yang menentukan. Mau ganti direksi, mau mengganti komisaris, silakan. Ada mekanismenya.

Terkait dengan klub SFC-nya sendiri, dalam kondisi biasa-biasa saja dan baik-baik saja.

Tidak ada kondisi yang luar biasa di Sriwijaya FC.

Kalau mengenai ada beberapa pelepasan pemain, ini kan klub profesional.

Satu hal yang biasa melepas dan merekrut kembali.

Toh sekarang kan kita sudah mulai merekrut kembali untuk persiapan leg yang kedua nanti.

Putaran kedua. Rencananya dalam satu dua Minggu ini kita akan merekrut beberapa pemain lagi. Itu kan biasa. Kalah menang dalam sepakbola itu hal yang lumrah. Kita baru saja menyaksikan piala dunia, beberapa negara besar kampiun sepakbola bertumbangan, itu biasa.

Bahkan Jerman tidak masuk 16 besar. Jadi kalah menang itu hal yang lumrah dalam dunia sepakbola. Toh posisi Sriwijaya FC masih berada di tempat yang baik, kok, papan tengah. Terakhir kita berada di posisi kelima. Nah mungkin ada dua kali kalah ini turun dua atau tiga tangga lah, tapi insya Allah kita nanti akan benahi, akan kita kejar di putaran kedua. Ini kan hal yang biasa.

Ya ada oknum-oknum yang sudah kepingin, biasalah itu, cuma dia tidak menyadari karena dia tidak mengerti aturan. Kalau mengerti aturan ada waktunya nanti kami melapor kepada bapak gubernur, ada waktunya. Tentunya nanti setelah gebernur baru itu siapa, Pak Herman Deru, ya nanti kami akan melapor kepada Pak Herman Deru, tapi bukan dipaksa harus sekarang.

Ini bicara ofisial, bicara formal, tunggu nanti kami akan melapor, bukan didesak-desak lewat sosial media, itu menandakan orang tersebut tidak mengerti. Kalau dia mengerti tidak memaksa seperti itu.
Ini sekali lagi saya katakan, manajemen tunduk kepada aturan dan undang-undang perseroan karena ini PT.

Ke depan apabila saya sebagai pemegang saham, mereka akan mengambil alih saham saya, ya silakan melalui mekanisme penawaran resmi, buat saya tidak jadi soal kalau mereka mau beli saham saya, silakan. Kita hitung, kan begitu saja. Sampaikan saja siapa yang mau di antara mereka itu, kalau mau beli silakan, beli, gak apa-apa. Jadi posisinya begitu.

Saya tidak mau bicara wilayah politik, saya bukan orang politik, tapi saya bicara ini sebagai manajemen pengurus PT SOM. Kalau dari saya seperti itu.

Mohon kepada netizen sabar dan semuanya akan kita benahi dengan baik, dan insya Allah nanti pada leg kedua kita akan tunjukkan bahwa SFC ini klub tangguh dari Sumatera Selatan. Kita akan tunjukkan.

Kalau kita lihat dari sisi keuangan dan segala macam memang kondisi sekarang ini relatif agak berat, ya, karena memang SFC sekarang ini dibiayai sendiri, tidak ada lagi partisipasi dari pemerintah daerah seperti era-era sebelumnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved