ASIAN GAMES 2018
Bus Kota Dilarang Melintas Selama Asian Games 2018 di Palembang, Tak Boleh Ngetem di Stasiun LRT
Pemerintah Kota Palembang menegaskan selama pelaksanaan event olahraga Asian Games kota Palembang akan steril dari bus kota.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang menegaskan selama pelaksanaan event olahraga Asian Games kota Palembang akan steril dari bus kota.
Bahkan larangan melintas di jalan negara atau masuk ke dalam kota bagi bus kota ini diberlakukan sejak H-4 Asian Games.
Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Kurniawan mengatakan mereka sudah menyiapkan surat untuk sopir bus kota yang masih layak jalan untuk mengoperasikan busnya di daerah lain.
"Masih ada beberapa bus kota yang laik jalan, izinnya masih ada."
"Namun dengan terpaksa tahun ini mereka tidak boleh ada lagi di kota Palembang apalagi saat Asian Games," ujarnya, Rabu (18/7).
Dia juga menambahkan saat ini masih ada 20 bus kota yang mengantongi izin trayek tapi pada saat Asian Games bus ini tidak boleh beroperasi lagi.
"Bus yang tidak boleh beroperasi ini silakan digeser ke tempat lain, misal ke kabupaten lain."
"Bisa jadi angkutan antar kabupaten/kota kan bisa," katanya.
Pelarangan bus kota beroperasi di Palembang apalagi saat Asian Games juga sudah dikoordinasikan dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda).
"Ya sudah kami koordinasikan bahkan sudah uji coba dua kali, contohnya pada saat Islamic Solidarity."
"Mereka ini juga ikut berpartisipasi apalagi nanti saat Asian Games nanti dengan tidak mengoperasikan busnya," ujarnya.
Tidak Boleh Ngetem
Light Rail Transit (LRT) Palembang akan beroperasi untuk umum pada Jumat-Sabtu, 20-21 Juli 2018.
Ada enam stasiun yang dipakai yakni Stasiun DJKA, Jakabaring, Ampera, Cinde, Bumi Sriwijaya, dan Stasiun Bandara SMB II.
Namun, hingga kemarin Dinas Perhubungan Palembang belum belum menyiapkan titik parkir di sekitaran 6 stasiun LRT itu.