Berita Palembang

Annggota Komisi V DPR Ini Tolak Subsidi LRT di Palembang, Ini Alasannya

Dalam kunjungannya kali ini ia meninjau stasiun Light Rail Transit (LRT) yang ada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Anggota DPR RI Komisi V, Bambang Haryo Soekartono saat meninjau stasiun Light Rail Transit (LRT) yang ada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Senin (25/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anggota DPR RI Komisi V, Bambang Haryo Soekartono kembali mengunjungi Palembang.

Dalam kunjungannya kali ini ia meninjau stasiun Light Rail Transit (LRT) yang ada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

"LRT ini memang dipersiapkan untuk Asian Games. Dari segi persiapanya terlihat bisa selesai tapi mepet."

"Namun di sini yang paling saya tekankan soal operasionalnya," ujarnya Bambang Haryo Soekartono, Senin (25/6/2018).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kalau dihitung-hitung biaya oprasional LRT ini bisa Rp 80 Juta sampai 90 Juta per jam.

Jadi bisa dibayangkan kalau 24 jam bisa miliaran.

"Kalau dihitung-hitung hasil dari pendapatan paling bisa 10 persennya untuk menutupi operasional."

"Nah sisanya subsidi, ini tentunya berat karena hutang kita saja masih banyak."

"Untuk itu saya tidak akan mengizinkan subsidi. Saya dibagian anggaran menolak subsidi LRT," ungkapnya.

Menurutnya memang semua ingin yang terbaik untuk rakyatnya.

Namun yang akan menggunakan LRT ini sedikit.

Untuk itu ia menolak pemberian subsidi LRT.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved