Berita Palembang
Seminggu Pertama LRT Beroperasi Tak Perlu Bayar, Ini Dia Pengalaman Pertama Mencobanya
Tidak lama lagi masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya Kota Palembang dapat menikmati moda transportasi massal kereta ringan
Naikkan Kecepatan
Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, melakukan ujicoba dinamis Light Rail Transit (LRT) Sumatra Selatan, Minggu (27/5) pagi.
Rute yang dijajal dilakukan di Stasiun Jakabaring Palembang hingga Stasiun OPI Mall sepanjang 900 meter dengan kecepatan kereta mulai dari 6 kilometer, 10 kilometer hingga tercepat mencapai 35 kilometer per jam.
Dalam ujicoba itu, menggunakan satu trainset terdiri dari tiga rangkaian kereta yang telah didatangkan.
Diakui Budi, uji coba statis dan dinamis telah dilakukan, hasilnya akan diketahui akhir bulan ini setelah dinilai dari tim Balai Perkeretaapian.
Tribun juga sempat merasakan trainset LRT, saat kereta berjalan di kecepatan 35 kilometer per jam tetap stabil meskipun berdiri tanpa memegang gantungan (handle).
Kemudian pendingin kabin cukup terasa serta saat duduk baik antara penumpang bersebrangan dengan yang berdiri dengkul tidak saling menyentuh.
Kompartemen untuk menaruh barang yang berada di atas kursi cukup luas, tas ransel ukuran besar pun bisa masuk.
Bagi penyandang disabilitas pun telah disiapkan posisinya dan benar-benar untuk transportasi semua kalangan.
Untuk kabin masinis pun terlihat transparan, penumpang bisa melihat kerja langsung masinis saat menjalankan kereta.
Bukan itu saja, saat menelusuri selasar kereta pun saat trainset berjalan tidak terasa seperti diombang ambing.
"Alhamdulilah, hasilnya memuaskan dan berlangsung dengan baik," ujar Budi sumringah usai menjajal transportasi mutakhir pertama di Indonesia atas usul Gubernur Alex Noerdin tersebut.
Budi bersama jajarannya didampingi perwakilan PT LEN, PT INKA dan PT KAI mencoba LRT selama 10 menit.
Budi yang duduk di kereta terlihat seperti merasakan kenyamanan kereta saat berjalan. Tampak juga sesekali ia menanyakan kecepatan serta kestabilan daya serta informasi lainnya.
Dijelaskan Budi, saat uji coba memang kecepatan tertinggi hanya menembus 35 kilometer perjam, dan nanti bertahap kecepatan bisa sampai 85 kilometer per jam.