Awal Tahun 2018 Ramal soal Teroris, Benarkah Prediksi Mbah Mijan Terbutki?
Sebelumnya, aksi teror sempat terjadi di Mako brimob dan menewaskan lima orang polisi. Kali ini ledakan
Bom ternyata berada di dalam mobil.
"Ledakan di gereja jalan Arjuno yang paling besar," jelas Tito.
Selanjutnya, istrinya Puji Kuswati dan dua anaknya meledakkan bom di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro Surabaya.
Ia datang ke gereja jalan kaki bersama dua anak perempuannya, yakni Fadhila Sari (12) dan Pamela Riskita (9).
Puji bersama dua anak perempuan masuk ke gereja dengan membawa bom bunuh diri.
Bom ditaruh di pinggangnya.
"Ciri sangat khas, korban rusak perutnya saja," terang Tito.
"Ibu meninggal, tapi juga ada korban masyarakat," sambungnya.
Sedangkan di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, bom bunuh diri dilakukan oleh dua anak laku-laki Dita.
Mereka adalah Yusuf Fadil (18) dan Firman Halim (16).
Keduanya membawa bom dengan cara dipangku.
Mereka masuk ke gereja naik motor dan memaksa masuk.
Kemudian bom meledak hingga menimbulkan banyak korban.
"Soal jenis bom apa, belum jelas. Tapi korban pecah dan ledakan besar," terang Tito.
5. Sosok para pelaku menurut warga sekitar
Berdasarkan informasi di lapangan, warga sekitar mengaku tak cukup mengenal mereka, lantaran kesehariannya yang tertutup namun sesekali menyapa.
Menurut warga sekitar bernama Tanjung (50), keluarga Dita telah tinggal sejak tahun 2010-2011 silam dan diketahui berasal dari Banyuwangi.
"Setengah tertutup, kalau ketemu ya nyapa. Sebelum ada insiden sekitar jam 13.00 WiB ada beberapa orang datang. Busananya sama, tertutup begitu," katanya pada TribunJatim.com di lokasi.
Meski sesekali terlihat, keluarga tersebut juga kerap menyapa warga lain.
6. Dikenal sebagai penjual obat herbal
Warga mengetahui keseharian keluarga itu sebagai penjual obat herbal.
"Dia tetap nyapa, tapi hanya sekedar nyapa nanti itu aja dan masuk gitu aja. Anaknya juga sering sepedaan di depan rumah. Pekerjaan saya ga tau pasti, yang tau saya tau sering jual herbal gitu," papar Tanjung.
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul 6 Fakta Pelaku Pengeboman 3 Gereja di Surabaya, Sosoknya di Mata Warga hingga Menjual Obat Herbal