Berita Lahat
Tak Tahan Sakit yang Diderita Tak Kunjung Sembuh, Abu Bakar Akhiri Hidupnya dengan Tali di lahat
Merasa penyakit yang diderita tak kunjung membaik, Abu Bakar Bastari (85) warga Desa Nanjungan kecamatan, Kikim Selatan, Lahat, Senin (30/4)
TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Merasa penyakit yang diderita tak kunjung membaik, Abu Bakar Bastari (85) warga Desa Nanjungan kecamatan, Kikim Selatan, Lahat, Senin (30/4) sekira pukul 09.20 WIB mengakhiri hidupnya.
Abu Bakar mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali yang diikatkan di kamar tidur lantai dua rumah yang selama ini ia tempati.
Kejadian ini sempat membuat warga setempat gempar.
Yeni (40) anak kandung korban sempat histeris melihat bapaknya yang sudah terbujur kaku.
Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya SIK, melalui Kapolsek Kikim Selatan, Iptu Maulana membenarkan kejadian tersebut.
Dikatakana Maulana, Abu Bakar diduga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri lantaran depresi atas penyakit yang diderita tak kunjung sembuh.
Hal itu, terangnya juga dibenarkan anak korban Yeni, bahwa korban sudah selama lima tahun terakhir mengidap penyakit yang dideritanya.
"Kita masih dalami penyakit apa dan apakah ada kemungkinan lain."
"Namun, diduga korban depresi lantaran penyakit yang diderita tak kunjung membaik hingga memituskan gantung diri, "ungkap Maulana.
Dikatakanya, saat melakukan aksi nekat tersebut tidak ada pihak keluarga yanv mengetahui lantara dilakukan didalam kamar tempatvtidur korban.
Saat ditemukan Dzaki (5) kemudian memberi rahu Yeni, anak korban, Abu Bakar ditemukan sudah tak bernyawa dengan kaki tergantung sekitar 50 cm dari papan lantai rumah.
"Pihak keluarga menerima kejadin tersebut. Atas kejadian tersebut warga desa ikut membantu menguris kenazah, "ujarnya. Cr2