Kisah Nyata ! Wanita Ini Meninggal Dunia di Mekkah Usai Lakukan Sujud Rakaat Terakhir,Subhanallah

Putri Ande Abdul Latief, Defti Reskiwati Ande.Ande Abdul Latief merupakan perintis PT Tiga Utama, perusahaan biro

Bangka Pos

TRIBUNSUMSEL.COM -- Innalillahi wainnailaihi rojiun.

Putri Ande Abdul Latief, Defti Reskiwati Ande.

Ande Abdul Latief merupakan perintis PT Tiga Utama, perusahaan biro penyelenggara haji dan umroh yang menawarkan paket Ongkos Naik Haji (ONH) Plus.

Salah satunya melalui postingan penggiat media sosial Tomi Lebang di facebook.

Berikut postingannya:

"ELA

Saya mengenal -- meski tak akrab benar -- Defti Reskiwati Ande semenjak 20 tahun lalu. Maklum, kediaman orang tuanya di Kota Makassar, di Jalan Andi Mappanyukki, adalah tempat berkumpul semua kalangan di kota itu: wartawan, suporter PSM, mahasiswa, pelintas jalan. Rumah besar di kawasan mahal yang lebih dari setengahnya dijadikan masjid.

Khalayak mengenal tempat itu sebagai Majelis Taklim Mappanyukki.

Rumah itu memang kediaman Ande Abdul Latief, sang perintis biro perjalanan haji ONH Plus di Indonesia dan Asia Tenggara. Saat nama Tiga Utama mulai surut seiring undur dirinya Pak Ande mengurusi ONH Plus, usaha melayani tetamu Allah ini diteruskan oleh anak-anaknya, terutama oleh Ela -- panggilan karib Defti Reskiwati Ande.

Karena itulah Ela kerap bepergian ke Tanah Suci. Seperti kemarin, Ela tengah menunaikan ibadah Umroh di Makkah. Dan inilah perjalanan terakhirnya ke tanah haram.

Ia masih menunaikan sholat maghrib pada hari Senin 23 April, sampai rakaat kedua. Saat sedang sujud rakaat terakhir, Ela tak bangkit duduk kembali. Rupanya, itulah sujudnya yang terakhir di dunia. Saat tengah sujud itulah, Allah SWT memanggilnya.

Inna lillahi wa inna ilayhi rajiun.

Selamat jalan kak Ela. Semoga jalanmu dilapangkan, beroleh tempat nan lapang di sisi Sang Pencipta.,"

Postingan Tomi Lebang langsung direspon netizen. Mereka menuliskan ucapan bela sungkawa.

Berikut beberapa diantaranya:

Dhalt Depp: Innalillahi wainnalillahi rajiun... semoga Almarhumah Husnul khotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan..Aamiin YRA (emoji)

Tenriagi Malawat: Masya Allah..... inna lillaahi wa inna ilaihi rodjiuun
Semoga Allah mengampuni dosanya, memberikannya tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas dan kuat

Loekman Achmad: Jalan kepergian yg sangat indah di Masjid yg pahalanya ribuan kali lipat dan saat sujud berserah diri pula. Yaa Allah hanya bisa iri karna kemungkinan itu sangatlah kecil. Jutaan ummat akan iri seperti saya yg gak tau dgn cara apa akan meninggal. Semoga husnul khotimah kak Ela

Dadang Hasan: Innaalillaahi wainnaailaihi rojiun. Insha Allah husnul khotimah, akhir kehidupan dunia yang indah... menuju kehidupan abadi, semoga pintu surga terbuka lebar menyambutnya. alfatihah utk almarhumah.

Ola Paluseri: Innalillahi wainna ilaihi rojiun.... Selamat jalan Ela, in shaa Allah dapat tempat yg ter indah di sisiNYA, Aamiin

Suriati Ruslan: Turut berdukacita yg se-dalam2x atas bepulangx k rahmtullah puang Ela,semoga husnul khatimah,amin yra( ny.syam hartaco)

Wanz Puthe: Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun. Inshaa Allah husnul khatimah. Alfatihah. Aamiin.

Selamat jalan Ela. Semoga tenang di sisi_Nya. (tribun/timur.com/ Sakinah Sudin)

Orang-orang Ini Wafat Saat Salat dan Membaca Alquran

BANGKAPOS.COM - Kabar meninggalnya seorang jamaah masjid saat sujud yang disampaikan Ustaz Yusuf Mansur menyita perhatian netizen.

Menurut Yusuf Mansur, jamaah yang meninggal itu sedang salat Isya berjamaah di Masjid Ittihaad Tebet, Selasa (13/6/2017) malam.

Merujuk ajaran Islam, meninggal saat sedang salat diyakini sebagian kematian yang baik.

Selain seorang jamaah di masjid Ittihad itu, berikut ini beberapa orang yang meninggal saat salat atau membaca Alquran.

Sebagian dari kisah mereka viral di media sosial dan mengundang doa dari netizen.

1. Pria asal Lawang, Malang meninggal saat sujud

Miftah Arifin (sujud baju batik), pria asal Lawang meninggal dunia dalam keadaan sujud, Selasa (3/1/2017). (facebook)
Miftah Arifin (sujud baju batik), pria asal Lawang meninggal dunia dalam keadaan sujud, Selasa (3/1/2017). (facebook) 

Dikutip dari TribunJateng, meninggalnya seorang pria asal Lawang, Malang, Jawa Timur, membuat netizen berdecak kagum dan mendoakannya.

Pria yang biasa memandikan jenazah warga lain itu meninggal dunia dalam keadaan sujud.

Kabar kematian Miftah Arifin, nama pria tersebut, beredar viral di media sosial.

Disebutkan netizen, Miftah melaksanakan salat ba'diah Isya di masjid setempat pada Selasa (3/1/2017) malam.

Namun pada sujud terakhir salat sunah tersebut, ia tak kunjung bangun hingga masjid hendak ditutup petugas.

Setelah diselidiki, ternyata warga Kauman, Lawang, itu sudah meninggal dunia.

2. Seorang Imam Masjid Meninggal Dunia saat Sujud Pertama Salat Jumat

Imus, imam salat Jumat di salah satu masjid di Samarinda meninggal dunia ketika sedang sujud rakaat pertama. (Facebook/ Bang Ipan Kah)
Imus, imam salat Jumat di salah satu masjid di Samarinda meninggal dunia ketika sedang sujud rakaat pertama. (Facebook/ Bang Ipan Kah)

Dikutip dari TribunJogja, pria yang diketahui sedang menjadi imam salat Jumat di salah satu masjid di Samarinda, Kalimantan Timur itu, meninggal dunia ketika sedang sujud.

Imus, imam salat Jumat di salah satu masjid di Samarinda meninggal dunia ketika sedang sujud rakaat pertama.

Peristiwa menghebohkan itu diposting oleh netizen Bang Ipan Kah.

Menurut Ipan, imam salat itu meninggal hari ini, Jumat (6/1/2017).

Baru pada sujud pertama, pria yang terlihat mengenakan baju coklat itu sudah tidak dapat melanjutkan salat.

"Ya Allah baru solat jum'at tadi siang di masjid Baitut Taharah imam ini meninggal pada sujud pertama. Ya Allah moga imam ini tenang di sana. #masjidBaitutTharah," tulisnya siang ini.

Sejumlah netizen langsung menyahut postingan tersebut untuk mempertanyakan kebenarannya.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Ipan membenarkan kejadian itu.

Lokasi masjid berada di daerah Loa Janan, Samarinda.

3. Meninggal saat membaca Alquran

Imus, imam salat Jumat di salah satu masjid di Samarinda meninggal dunia ketika sedang sujud rakaat pertama. (Facebook/ Bang Ipan Kah)
Imus, imam salat Jumat di salah satu masjid di Samarinda meninggal dunia ketika sedang sujud rakaat pertama. (Facebook/ Bang Ipan Kah) 

Dilansir dari Kompas.com, Jakfar Abdurrahman, seorang qori atau pembaca ayat suci Al Quran, meninggal dunia saat tengah melantunan ayat suci Alquran, di acara Haul Keluarga Besar Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/4/2017).

Jakfar Abdurrahman meninggal saat membaca Alquran.

Informasi yang dihimpun dari lokasi acara, tubuh Jakfar tiba-tiba lemas dan jatuh usai membacakan dua ayat suci di atas panggung.

Mikrofon di tangannya lepas dan tubuhnya terjatuh ke samping.

Peristiwa itu membuat sejumlah tamu undangan berteriak histeris.

"Panitia langsung membawanya ke posko kesehatan dan Rumah Sakit Islam Surabaya II yang lokasinya tidak jauh dari lokasi acara," kata Rofiq Kurdi, seorang panitia acara tersebut.

Sekitar satu jam kemudian, pembawa acara mengumumkan bahwa Jakfar dipastikan meninggal dunia oleh petugas medis rumah sakit Islam Surabaya II.

4. Meninggal dalam sujud di depan gerbang Masjid

Dikutp dari Kompas.com, Kamaludin (40), warga Kedung Halang, Kota Bogor, ditemukan meninggal dalam posisi sujud di depan gerbang Masjid Raya Bogor, Kecamatan Bogor Timur, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/4/2017).

Polisi yang datang ke lokasi langsung membawa jasad pria itu ke Rumah Sakit Bhayangkara Polresta Bogor Kota.

Kepala Polsek Bogor Timur, Komisaris Polisi Marsudi Widodo mengatakan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Hanya saja ditemukan bercak muntahan di sekitar tubuh korban.

Polisi menduga, korban meninggal karena serangan jantung.

Hal itu juga diperkuat oleh pernyataan pihak keluarga yang menyebutkan bahwa korban mempunyai riwayat penyakit jantung.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Tapi kami temukan ada bekas muntahan di jalanan di dekat tubuhnya. Diduga kena serangan jantung," ucap Marsudi saat dikonfirmasi.

Marsudi menambahkan, Kamaludin pertama kali ditemukan oleh seorang petugas keamanan bernama Lukman (30).

Saat itu, kata Marsudi, Lukman sedang berkeliling di sekitar masjid untuk memantau keamanan.

Tiba-tiba, dirinya melihat ada sosok pria seperti bersujud di depan gerbang masjid.

Setelah dicek, ternyata pria itu dalam keadaan tak bernyawa.

"Dari keterangan saksi, sebelumnya korban terlihat berjalan dari arah Terminal Baranangsiang dan duduk di depan gerbang masjid sampai akhirnya ditemukan meninggal," pungkasnya.

(Tribun Timur/Tribun Solo)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul INNALILLAHI! Wanita Ini Meninggal Saat Sujud Rakaat Terakhir di Makkah

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved