Berita Pabumulih

PDAM Tirta Prabujaya Prabumulih Akan Dikelola Investor Amerika, Nilai Investasi Rp 1,3 Triliun

Untuk membenahi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Prabujaya, Pemerintah kota Prabumulih menjajaki

Penulis: Edison | Editor: M. Syah Beni
Tribun Sumsel/ Edison
Bangunan PDAM Tirta Prabujaya di Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH – Untuk membenahi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Prabujaya, Pemerintah kota Prabumulih menjajaki kerjasama dengan menggandeng investor dari Amerika Serikat dengan sistem Build Operate Transfer (BOT).

"Investor dari Amerika itu akan bekerjasama mengelola gas kota, perusahaan akan dibangun dan sebagai gantinya pelaksana proyek diberikan hak untuk mengoperasikan dan mengambil manfaat ekonominya dalam waktu yang ditentukan. Jika kerjasama benar-benar terjalin investor itu akan berinvestasi senilai 100 juta USD atau setara dengan Rp1,3 T," ungkap Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi Ap Msi beberapa waktu lalu.

Baca: Pemkab OKI Bidik PBB Jalan Tol

Baca: Musni Wijaya Jabat Pjs Wali Kota Pagaralam

Wacana tersebut mendapat tanggapan dan dukungan dari jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih. Satu diantaranya dari Ketua Komisi II DPRD Prabumulih, Hartono Hamid SH.

Menurut Hartono, jika PDAM Tirta Prabujaya dikelola oleh pihak ketiga terlebih dari perusahaan amerika serikat maka pelayanan dan distribusi air bersih akan lebih profesional.

"Kami mendukung langkah itu, jika memang itu akan diwujudkan tentu harus dibicarakan dengan DPRD karena selama ini kan sudah ada perusahaan daerah, selama ini belum ada komunikasi dengan PJs Wako mungkin saat membahas LKPJ nanti akan dibahas," ungkap kata Hartono Hamid ketika diwawancarai, Selasa (20/3/2018).

Hartono mengatakan, saat ini jaringan PDAM Prabumulih baru mengaliri sekitar 20 persen masyarakat, lambannya itu disebabkan karena kendala anggaran. "Sekarang ini masih 20 persen masyarakat teraliri air, untuk pelayanan juga masih terkendala. Ada sebagian pelanggan sudah bagus teraliri air, namun ada juga di daerah yang jaraknya jauh hanya menerima angin," katanya.

Baca: 20 Maret Hari Bahagia Sedunia : Warga Finlandia Jadi Orang Paling Bahagia, Ini Penyebabnya

Baca: Makin Terungkap ? Beredar Video Diduga Lucinta Luna Operasi Kelamin, Suaranya Khas Banget

Kendala lain yang dihadapi PDAM Tirta Prabujaya, kata Hartono juga disebabkan sumber air bersih yang susah didapat dimana jarak yang jauh yakni sungai Lematang.

"Sumber air kita di Lematang, kendalanya selain jauh juga jika kemarau maka air akan surut dan air akan tersedot sedikit. Lain seperti di Batam, kita sudah lihat disana bagus," katanya.

Lebih lanjut politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu menjelaskan, meski kerjasama itu terjadi namun belum tentu seluruh masyarakat mau menggunakan air PDAM

. "Masyarakat pasti masih hitung-hitung karena kalau biaya mahal dan pelayanan tidak bagus maka masyarakat pasti masih memilih menggunakan air sumur, harapan kita pelayanan bagus dan tidak mahal nantinya," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved