Berita Muaraenim

6 Gerbong Babaranjang PT KAI Anjlok di Lubai, Muaraenim, Kereta Terbalik dan Batubara PTBA Tumpah

Kereta Api Babaranjang KA 3031 C rangkaian dari Tanjung Enim menuju Tarahan Bandar Lampung anjlok dan terbalik di

Penulis: Ika Anggraeni | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
Babaranjang yang mengalami anjlok di perlintasan Kereta Api di KM 303 - 9 di dekat stasiun KA Desa Suka Merindu Kecamatan Lubai,Minggu,(18/3). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Kereta Api Babaranjang  KA 3031 C rangkaian dari Tanjung Enim menuju Tarahan Bandar Lampung anjlok dan terbalik di perlintasan Kereta Api di KM 303 - 9 di dekat stasiun KA Desa Suka Merindu Kecamatan Lubai, Minggu (18/3).

Berdasarkan informasi yang  Dihimpun di lapangan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, (17/3) sekitar pukul 23.45 WIB.

Menurut informasi kereta api babaranjang dengan masinis Hasan Alkaf dan Assisten masinis Danang Nugroho diduga karena Rel ataupun Perlintasan yang tidak Preipal stabil.

Sehingga mengalami anjlok di Perlintasan kereta api KM 303 -+ 9 yang berlokasi di Dusun IV Desa Suka Merindu Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim.

Baca: Hiburan Organ Tunggal di Lahat Berubah Jadi Mencekam Saat Rivi Tewas Oleh Keponakannya

Akibat peristiwa tersebut sebanyak 6 gerbong kereta api yang membawa muatan batubara milik PTBA terbalik dan tumpah.

Adapun gerbong yang anjlok dan terbalik diantaranya Gb.5012039 (26)2as,Gb.5012066 (27)4as, Gb.5012014 (28)4as, Gb.50122373 (29 ) 4as, Gb.5013084(30) 4as dan Gb.5012381 (31)4as.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja karena peristiwa tersebut membuat kereta api penumpang dari Tanjung Karang  tertahan di stasiun Baturaja.

Dan yang dari Palembang tidak bisa mengantarkan penumpang dan tertahan di stasiun Prabumulih.

Sehingga dilakukan overstappen (ganti moda) menggunakan kendaraan bus dari Baturaja ke Prabumulih dan Prabumulih ke Baturaja.

Baca: Warga Muaraenim Takut Kena Skimming di ATM, Begini Caranya Bila Terlanjur Kena

Sementara untuk batubara yang tertumpah akan diangkat secara manual  oleh penduduk Desa Suka Merindu Kecamatan Lubai.

Dan gerbong yang terbalik diangkat dengan menggunakan kereta api kumbong karno.

Sementara itu Manager Humas PT KAI Divre III, Aida Suryanti saat di konfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Itu TKP di Divre IV Tanjungkarang jadi untung keterangan humasnya bisa kesana, namun sejauh ini tidak ada kendala yang bearti," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved