Breaking News

Monyet Nakal, Coba Cari Buah, Malah Raba-raba Dada Wanita Ini Sampai Coba Menyusu

monyet itu kelihatan sangat ingin mendaki ke atas bahunya dan memeriksa dalam baju wanita tersebut.

taikotai

TRIBUNSUMSEL.COM - Ini adalah saat yang sangat lucu ketika seekor monyet yang sangat nakal meraba payudara wanita di Hutan Monyet Suci, Bali.

Insiden tersebut sempat direkam oleh suaminya.

Monyet itu berlari ke arah sang wanita saat dia duduk bersila di tempat berjalan kaki.

Dilansir taikotai, namun wanita itu tidak mempunyai buah-buahan atau pisang untuk memanggil monyet datang ke arahnya.

sa

Monyet itu kelihatan sangat ingin mendaki ke atas bahunya dan memeriksa dalam baju wanita tersebut.

Dalam beberapa saat, monyet itu memasukkan tangan ke dalam baju wanita dan meraba payudara wanita itu untuk mencari buah.

Suami wanita itu yang sedang merekam video berkata “Hey! Hey! itu Istri saya”.

xz

Dia kemudian menambahkan “Monyet ini sepertinya suka kamu”.

Wanita itu menulis di media sosial usaikejadian itu.

“Kebanyakan orang mempunyai pisang atau buah-buahan lain untuk memanggil monyet."

"Tetapi saya tidak mempunyai apa-apa untuk memanggil mereka.”

sa

“Mereka hanya tertarik dengan saya secara alami."

"Monyet itu meraba-raba payudara saya dan coba menyusu usai duduk di bahu dan bermain dengan rambut saya. Ia sangat lucu.”

Anak Ini Disembah Sebagai Dewa Monyet Karena Punya Ekor,Tapi Dokter Ungkap Fakta Mengerikan Ini

TRIBUNSUMSEL.COM -- Seorang bocah yang tumbuh dengan ekor berukuran sejengkal telah disembah sebagai seorang dewa di desanya, Kukudi, Uttar Pradesh, India.

Krishna Yadav, berusia 3 tahun, telah menjadi tontonan oleh mereka yang mempercayai bahwa ia adalah ‘reinkarnasi hidup dari Bajrangbali’, seorang dewa monyet dalam agama Hindu.

Ia dilahirkan dengan segumpal daging di tulang ekornya yang telah tumbuh menjadi ekor sungguhan seiring berjalannya waktu.

Dilansir dari Dailymail, Banyak yang percaya bahwa Krishna Yadav adalah reinkarnasi hidup dari Bajrangbali, seorang Dewa Monyet dalam agama Hindu.

Anak kecil ini dilahirkan dengan segumpal daging di tulang ekornya yang telah tumbuh menjadi ekor sugguhan dari waktu ke waktu

Sang Ayah, Ramsunandar Yadav berkata, “Saya pikir mungkin ini adalah berkat dari Tuhan dan bahwa putra saya sebenarnya adalah reinkarnasi dari Dewa Monyet.”

“Tapi ketika kami berkonsultasi dengan dokter, mereka mengatakan kepada saya bahwa ini adalah pertumbuhan yang tidak diinginkan yang dapat disingkirkan setelah operasi kecil.”

Orang-orang menempuh perjalanan sejauh untuk melihat Krishna di Kukudi, Uttar Pradesh, India – dan para tetangganya mengatakan bahwa anak kecil itu telah membuat desa tersebut terkenal.

Orangtuanya pun meminta dokter untuk mengoperasi ekor tersebut beberapa bulan yang lalu. tapi secara misterius Krishna jatuh sakit sebelum waktu operasi.

Para tetangga mengklaim bahwa itu adalah ‘peringatan dari para dewa’, kata ibunya, Kavita, 22 tahun.

Kavita menambahkan: ‘Jika kami menyingkirkan ekornya, kami mungkin harus menghadapi murka para dewa.

Orang-orang menempuh perjalanan jauh untuk melihat Krishna di Kukudi, Uttar Pradesh, India untuk melihat ekornya

Daging tumbuh yang tidak diinginkan pada Krishna itu dapat dengan mudah disingkirkan dengan operasi dan orangtuanya pun telah meminta agar prosedur operasi tersebut dilakukan sejak beberapa bulan lalu

“Setiap kali kami bersiap untuk operasi, beberapa masalah aneh mulai terjadi – entah itu karena suami saya tidak bisa menyediakan dana tepat waktu atau anak laki-laki itu tiba-tiba mulai demam tinggi.”

Tetangga mereka, Sunil Kumar berkata: ‘Orang-orang dari desa-desa yang jauh datang ke tempat kami untuk melihat sebentar anak laki-laki itu dan mengharap berkahnya.’

Setelah orang tuanya meminta operasi, secara misterius Krishna tiba-tiba sakit, yang diyakini banyak orang sebagai ‘peringatan dari para dewa’

Dokter menggambarkan penyakit ini sebagai penyakit ‘langka’ dan mengatakan daging tumbuh itu perlu disingkirkan.

Dokter telah memperingatkan bahwa mereka harus segera mengoperasi karena penundaan yang ada membuat prosedur operasi akan lebih sulit

Dr. Vipul Kumar dari Rumah Sakit SRN, mengatakan: ‘Anak laki-laki itu menderita masalah ketidakseimbangan hormon. Satu orang di 20.000 menderita karena ini.

“Ini penyakit langka tapi tidak berbahaya. Daging tumbuh itu bisa disingkirkan melalui operasi normal.

‘Jika ekor mulai tumbuh lagi bahkan setelah operasi, maka kami harus mengikuti proses yang lebih rumit untuk menyingkirkan daging tumbuh itu sampai ke akarnya.’.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved