Berita Palembang

Terkait Pemutihan Pajak Kendaraan, Ini Kata Ditlantas Polda Sumsel

Bagi pemilik kendaraan yang pajak kendaraannya belum dibayar, lebih baik dilakukan pembayaran ketimbang ditilang karena STNK

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Muhamad Edward
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Kasi STNK Ditlantas Polda Sumsel Kompol Harris Batara (kanan) ketika melakukan pengecekan terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, Rabu (4/5/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM-Bagi pemilik kendaraan yang pajak kendaraannya belum dibayar, lebih baik dilakukan pembayaran ketimbang ditilang karena STNK tidak disahkan dan pajak kendaraan tidak dibayar.

Karena, saat ini berdasarkan peraturan Kapolri, STNK kendaraan setiap tahun harus dilakukan pengesahan.

Bila tidak, polisi dapat melakukan penindakan berupa penilangan.

"Saat ini, belum ada rencana penghapusan denda pajak kendaraan atau yang lebih dikenal masyarakat pemutihan. Sejauh ini, Ditlantas Polda Sumsel baru melakukan koordinasi untuk meningkatan pendapatan daerah melalui pajak kendaraan," ujar Wadirlantas Polda Sumsel AKBP Dwi Sulistyawan, Rabu (3/1/2017).

Selain membahas peningkatan pendapatan pajak dari kendaraan, dalam koordinasi yang dilakukan juga membahas mengenai peningkatan pelayanan untuk masyarakat di samsat.

Sehingga, masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan di samsat dapat terlayani dengan baik.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved