Jalan Gandus Rusak Parah
Lirih ! Lagu Warga Jalan Gandus, Sebut Wilayah Tak Teurus Hingga Kota yang Berasa Desa !
Koordinator lapangan dalam aksi kumpul koin peduli jalan Gandus terus berorasi di jalan Lettu Karim Kadir, kelurahan Gandus,
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Andi Agus Triyono
TRIBUNSUMSEL.COM -- Koordinator lapangan dalam aksi kumpul koin peduli jalan Gandus terus berorasi di jalan Lettu Karim Kadir, kelurahan Gandus, Palembang Selasa (26/12/2017) siang.
Orasi yang dilakukan mengeluhkan kondisi kelurahan Gandus yang dirasakannya sangat tidak diperhatikan.
"Jalan Gandus dak teurus."
"Gandus, katonyo kota tapi rasa desa."
"Pegi saro balek rengko."
"Nak kolam, ado galo di Gandus."
"Nak luluran, datang bae ke Gandus."
"Buaya, berenang di kolam jalan."
"Gandus dak diperhatikan."
Orasi-orasi itu diungkapkan di tengah hiruk pikuk arus lalu lintas di jalan Lettu Karim Kadir, Gandus.
Para pengendara yang kebetulan mrlintas banyak yang memberikan sumbangan. Kata orator, menyampaikan bahwa koin sumbangan yang dikumpulkan akan disalurkan pada pemerintah.
"Jangan takut diselewengke sumbangannya Pak. Kami akan menyalurkan kepada pemerintah," kata mereka.
Penggalangan koin ini diikuti puluhan massa. Aksi dilaksanakan tepat di jalanan yang rusak parah.
Mereka akan melakukan aksi lebih besar lagi jika tuntutan tidak dipenuhi.
Jalan Lettu Karim Kadir tidak pernah dilakikan perbaikan secara keselirihan. Menurut Agus, massa aksi kumpul koin menhatakan perbaikan hanya tambal sulam yang tidak bertahan lama.
'Sebulan ditambal sudah rusak. Kalau hujan bayak genangan, becek. Kalau panas debuan," katanya.
Massa berharap pemerintah kota segera memperbaiki jalan teraebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/aksi-kumpul-koin-jalan-gandus_20171226_104723.jpg)