Lapangan Golf Jadi Wisata Favorit Warga PALI

Lapangan golf ini peninggalan perusahaan minyak asal Amerika Serikat, Stanvac Indonesia (SI) pada era tahun 1965.

TRIBUNSUMSEL.COM
Lapangan golf di Kabupaten PALI 

PALI, TRIBUNSUMSEL.COM - Warga di Kabupaten PALI boleh dibilang jarang membicarakan mengenai potensi wisata di daerah ini. Itu bisa dimaklumi, di PALI objek wisata alami maupun buatan tidak sebanyak beberapa daerah lain di Sumsel, seperti Muaraenim, Lahat atau Pagaralam.

Namun, masyarakat PALI patut berbangga. Pasalnya, tidak banyak kabupaten yang memiliki puluhan hektare lahan yang dijadikan lapangan golf, seperti di kabupaten baru ini. Lapangan golf ini, menjadi salah satu tempat rekreasi atau tujuan wisata andalan di PALI.

Ya, rumput hijau membentang bergelombang ditambah tinggi pohon serta embung di dataran rendah lapangan Pendopo Golf Club Pertamina ini sangat indah di pandang mata.

Lapangan golf peninggalan perusahaan minyak asal Amerika Serikat, Stanvac Indonesia (SI) pada era tahun 1965 lalu, dahulu memang tempat para pejabat bermain golf. Namun kini, lapangan golf yang luasnya puluhan hektare, dijadikan warga tempat rekreasi, bahkan di jadikan tempat  foto prawedding. Tak hanya itu, di momen-momen tertentu, lapangan golf dijadikan tempat turnamen golf dan latihan para pencinta golf.

"Banyak calon pasang pengantin, pose foto prawedding, di lapangan golf itu. Memang pemandangan bagus, rumput hijau bergelombang dan pepohonan," kata Ria, yang pernah menemani teman pose foto prewedding. Rabu (22/11/2017).

Selain dijadikan tempat main golf yang digunakan sebagaimana mestinya, di hari libur panjang banyak warga yang di luar Pendopo berbondong-bondong rekreasi bersama keluarga dan para pemuda-pemudi merayakan ulang tahun sambil memandang lapangan golf Pertamina Pendopo dan berfoto.

"Kalau libur panjang, dijadikan tempat rekreasi, bahkan parkiran motor penuh," katanya.

Sayangnya tempat ini belum dikelola sepenuhnya, meski rumput tetap dirapikan dan dibersihkan secara rutin. "Coba di aula lapangan golf dibuat cafe atau tempat minum dan kongkow. Sambil minum dan makan ringan di aula golf. Di aula itu, mini bar ada tapi tidak difungsikan," jelas Ria.

Relation dan Formalities senior staff Pertamina EP II Aset Pendopo, Ryan C J belum bisa mengatakan lapangan golf yang luasnya sekitar puluhan hektare terbuka untuk umum.

"Tidak menyebutkan terbuka, pengelola lapangan golf di bawa Pertamina Pendopo, yakni PGP (Persatuan Golf Pendopo) cuma main datang saja," jelas Ryan.

Sementara itu, bendahara Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten PALI, Thomas mengakui belum maksimal pemanfaatan dan pengelolaan lapangan golf seluas sekitar 60 hektare.

"Pemanfaatan lapangan golf belum maksimal, lapangan ini yang pertama pagar belum keliling," kata Thomas.

Bagaimana jika pengelolaan golf dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda), Pertamina maupun pihak ketiga untuk maksimalkan lapangan golf dan mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) PALI, Ketua Himpunan Pengusaha PALI (Hippi) ini, sangat setuju pengelolaan lapangan golf dimaksimalkan seperti dibangun hotel, atau villa dan lainnya.

"Sangat setuju di bangun hotel, villa atau cafe, kalau sekarang belum maksimal, cuma merawat rumput dan pembersihan sampah dan lainnya," katanya seraya mengatakan lapangan golf Pendopo di PALI standar internasional.

Diakui Thomas, sering lapangan golf dijadikan tempat rekreasi dan pose foto prewedding, banyaknya sampah yang ditinggalkan oleh masyarakat usai berkunjung lapangan golf. "Tidak ada masalah,(warga kunjung ke lapangan golf) tapi jaga kebersihan, seperti bekas sampah makanan," jelas Thomas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved