Pernikahan Puteri Presiden Jokowi
Kata Bleketepe di Pernikahan Kahiyang Ayu Ternyata Bikin Orang Penasaran, Ini Arti Sebenarnya
Buktinya, kata Bleketepe saat ini jadi salah satu kata yang paling dicari di Google.
TRIBUNSUMSEL.COM- Pernikahan putri tunggal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kahiyang Ayu, jadi pusat perhatian Rabu (8/11/2017) hari ini.
Selain itu, prosesi pernikahan bernuansa adat Jawa itu juga jadi perhatian warga net.
Buktinya, kata Bleketepe saat ini jadi salah satu kata yang paling dicari di Google.
Selain Bleketepe, pencarian Kahiyang Ayu dan pernikahannya juga merajai Google Trends hari ini.
Google Trends Indonesia mencatat Bleketepe hingga Rabu (8/11/2017) pukul 11.30 WIB, nangkring di top mesin pencarian Google.
Prosesi pemasangan bleketepe pada rangkaian pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, dilaksanakan pada Selasa (07/11/2017) pukul 08.00 WIB di kediaman pribadi Presiden Jokowi.

Pemasangan bleketepe tersebut merupakan pertanda dimulainya hajatan RI 1 untuk menikahkan putri tunggalnya.
Tak hanya prosesi pemasangan bleketepe saja yang mengandung makna filosofis, dekorasi pada acara tersebut juga mengandung makna khusus.
Ruangan yang digunakan dalam prosesi tersebut dihiasi dengan daun kelapa muda atau janur, pisang, dan daun alang-alang.
Menurut Susanto, pakar sejarah dan budaya Jawa dari Universitas Negeri Sebelas Maret, terdapat makna-makna tertentu dalam dekorasi pada acara pemasangan bleketepe tersebut.
"Hisan yang dipakai dalam acara bleketepe ini namanya hiasan tarub. Biasanya dekorasi yang digunakan berupa janur, daun alang-alang, daun opo-opo, dan pisang," ujarnya.
Santosa menerangkan bahwa janur itu bermakna sinar. Sedangkan daun alang-alang itu menggambarkan rintangan, sebaliknya daun opo-opo itu harapan agar tidak terjadi apa-apa selama prosesi pernikahan dan kehidupan mendatang.
"Janur kuning itu sendiri melambangkan cita-cita yang tinggi," ujarnya

Susanto juga menambahkan bahwa buah pisang yang digunakan dalam hiasan tersebut harus menggunakan pisang raja.
"Tidak boleh menggunakan pisang lainnya, harus pisang raja yang masak. Ini maknanya agar sang pengantin dianugerahi kemakmuran dan kemuliaan seperti para raja," tambahnya.