Peningkatan Akreditasi RSUD Muratara Terancam, Ternyata Ini Penyebabnya
Sehingga wajar kedatangan tim dari akreditasi Rumah Sakit Pusat nantinya melakukan penilaian mengenai kelayakan peningkatakan akreditasi...
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Dua pekan mendatang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muratara akan didatangi tim akreditasi Rumah Sakit Pusat.
Rupanya pihak RSUD Kabupaten Muratara sebelumnya telah mengusulkan untuk meningkatkan akreditasi dari D menjadi C.
Sehingga wajar kedatangan tim dari akreditasi Rumah Sakit Pusat nantinya melakukan penilaian mengenai kelayakan peningkatakan akreditasi.
Direktur RSUD Kabupaten Muratara, dr Jeri Afrimandho mengatakan sebelumnya juga telah mempersiapkan apa yang bakal menjadi penilaian tim akreditasi.
Mulai dari empat dokumen yang menjadi sorotanan, seperti dokumen Pokja, sasaran penyelamatan pasien, pencegahan infeksi, kualitas pegawai dan kewajiban pasien.
"Saat ini persiapan untuk akreditasi sudah matang 100 persen mulai dari kebersihan, dokumen, taman, dan lingkungan rumah sakit," kata dr Jeri Afrimandho.
Namun yang menjadi kedala saat ini, masih banyak keluarga pasien yang menjenguk ataupun menjaga merokok dan membuang puntung sembarangan, padahal sudah dihimbau.
"Untuk mencegahnya hampir setiap titik kami telah kami pasangkan himbauan dilarang merokok, tapi masih saja kami temukan potong rokok dilantai, disinilah kendala kita," ungkapnya.
Dikatakannya, jika ditemukan satu puntung rokok saja oleh tim akreditasi maka sudah mengurangi nilai terhadap RSUD Muratara.
"Untuk itu kami harapkan kepada keluarga pasien agar tidak membuang puntung rokok di wilayah lingkungan RSUD," harapnya.