Ribuan Orang-orang Ini Belajar "Hidupkan" Orang Lagi dan Akan Dapat Rekon MURI

Pelatihan ini diikuti oleh para pelaku tenaga medis, dari perawat, bidan, mahasiswa kesehatan, dokter, tenaga medis Puskemas dan lain sebagainya.

Ribuan Orang-orang Ini Belajar
tribunsumsel.com/Weni Wahyuny
Hampir dua ribu tenaga kesehatan duduk "ngapar" di lantai gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Senin. (2/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Weni Wahyuny

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hampir dua ribu tenaga kesehatan duduk "ngapar" di lantai gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Senin (2/10/2017).

Ribuan Tenaga kesehatan itu untuk ikut dalam Lustrum XI Fakultas Kedokteran (FK) Unsri Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Pencatatan Rekor Muri dengan Peserta Terbanyak.

Kegiatan dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

"Dengan pelatihan dasar ini, jadi kalau terjadi kecelakaan, kalau terjadi emergency mereka sudah terlatih untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Alex.

Dengan kegiatan tersebut, lanjut Alex Sumsel kelihatan lebih siap untuk menghadapi Asian Games 2018.

Apalagi volenteer sudah disiapkan sebanyak 600 mahasiswa Politeknik Pariwisata di Jakabaring.

"Dan ini menjadi garda terdepan juga untuk LO (Leassion Officer) nya ditambah 2000 lagi untuk mahasiswa," kata Alex.

Ketua Panitia sekaligus Kepala Departemen Anastesi RS Mohammad Hoesin, Zulkifli menerangkan kegiatan ini adalah pelatihan untuk menolong orang-orang, misalnya untuk orang serangan jantung yang sudah ada tekniknya.

"Dan ini kegiatan untuk mendukung Asian Games, jadi kita menyiapkan volunter sebanyak 1818," tambahnya.

Pelatihan ini diikuti oleh para pelaku tenaga medis, dari perawat, bidan, mahasiswa kesehatan, dokter, tenaga medis Puskemas dan lain sebagainya.

"Ini mencetak rekor MURI karena belum ada dilakukan oleh banyak orang. Pelatihan pakai manekin kita siapkan 117 manekin, jadi kita mencoba belajar seperti orang itu, menekan dada untuk memacu menghidupkan lagi jantungnya," ungkapnya.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Hartati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved