Romi Herton Meninggal Dunia

11 Bulan Memimpin Palembang, Begini Sosok Romi Herton di Mata Warga Palembang

Semasa hidup, Romi dikenal sebagai pribadi yang baik dan sangat peduli pada rakyat, terutama saat ia menjabat Walikota Palembang.

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Hartati
kolase
Romi Herton 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG – Masyarakat kota Palembang berduka.

Mantan Wali Kota (Wako) Palembang, yang juga kakak kandung Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda ini meninggal di Rumah Sakit Hermina Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (28/9/2017) sekitar pukul 02.45 WIB.

Berdasarkan keterangan berbagai sumber, Romi meninggal dunia akibat serangan jantung. 

 Jenazah diterbangkan ke Palembang dan tiba di Balai Kota Pemkot Palembang pukul 13.45 WIB.

Isak tangis keluarga, sanak, kerabat dan rekan sesama politisi menyambut peti jenazah yang dibalut bendera merah putih tersebut.

Malam harinya, jenazah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebun Bunga Palembang

Semasa hidup, Romi dikenal sebagai pribadi yang baik dan sangat peduli pada rakyat, terutama saat ia menjabat Walikota Palembang.

Romi lahir di Metro, Lampung, pada 19 April 1965. Ia mengenyam pendidikan di SD Negeri 75 Palembang, SMP Negeri 3 Palembang, dan SMA Negeri 34 Jakarta.

Sementara untuk pendidikan S1, ia mengambil Fakultas Hukum di Universitas Muhammadiyah Palembang dan mengambil magister hukum di Universitas Sriwijaya Palembang.

Ia menikah dengan Hj. Masyito, SH dan dikaruniai empat orang anak, yakni Muhammad Gerry Swastika Herton, Nezzia Ayu Mudita Rachmawati Herton, Aurelia Nurezaliena Herton dan Muhammad Aron Ceto Nato Herton.

Romi tidak “ujuk-ujuk” menjadi pejabat pemerintahan atau orang nomor satu di kota Palembang.

Sejak usia 20 tahun, ia telah memulai pengalaman berorganisasi sebagai Ketua Biro Olahraga PPM Sumsel (1985-1993), Ketua Biro Organisasi PPM Sumsel (1993-1998), Wakil Ketua DPD GM Gakari Tk.I Sumsel (1996-2001), Ketua DPD GM Gakari Tk.II Palembang (1998-2003) dan Bendahara DPD AMPI TK. I Sumsel (1999-2004).

Ia kemudian memulai karirnya di pemerintahan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Sumatera Selatan.

Kiprah Romi di dunia politik terus menanjak, dia kemudian terpilih menjadi Ketua PDIP Kota Palembang periode 2010-2015.

Kiprahnya sebagai tokoh pemuda membuat ia didaulat menjadi Wawako Palembang berpasangan dengan Ir. H. Eddy Santana Putra yang berstatus incumbent. Keduanya memenangi Pilkada kota Palembang dan memimpin kota pempek untuk periode 2008-2013.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved