VIDEO : Empat Bulan Jabat Bupati MUBA, Dodi: Dua PR Besar Ini Satu Persatu Selesai
Dodi Reza Alex Noerdin yang baru menjabat empat bulan dua hari sebagai bupati kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) mengaku dua PR besarnya satu persatu sel
Penulis: Prawira Maulana | Editor: Melisa Wulandari
TRIBUNSUMSEL.COM - Dodi Reza Alex Noerdin yang baru menjabat empat bulan dua hari sebagai bupati kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) mengaku dua PR besarnya satu persatu selesai.
Dua PR yang dia maksud ini adalah pekerjaan besar, pertama soal jaringan gas ke Pusri.
Dia menjelaskan saat menjabat sebagai anggota DPR RI dia mendengar keluhan dari Pusri yang pabriknya terancam tutup karena pasokan gas yang terhambat.
Pusri sebagai perusahaan pupuk tertua yang menghidupi petani terancam tak beroperasi karena masalah gas.
Baca Juga: Jenazah Romi Herton Disemayamkan di Balai Kota, Pelayat dan PNS Berikan Penghormatan Terakhir
Hamil Jangan Takut Salurkan Hobi Berenang, Ini Dia Manfaatnya untuk Ibu dan Calon Bayi
Naudzubillah, Tidur Tanpa Lakukan Hal ini Terlebih Dulu Ternyata Akan Dibeginikan di Akhirat
Sementara Sumsel kaya akan gas. "Apalagi Muba, gas sampai dikirim ke Jawa dan diekspor ke Singapura. Ini ironi," ujarnya.
Akhirnya setelah dia menjabat dan selaku bupati dengan daerah penghasil gas terbesar, harus segera berbuat .
"Saya temui para pejabat berwenang. Meminta, bagaimana kalau aliran gas dari dari Grissik Muba ke Jawa dibelokkan sedikit saja sepanjang 176 kilometer untuk memberi pasokan ke Pusri. Alhamdulillah, permintaan saya dikabulkan. Saat ini pembangunan jaringan sedang dalam tahap.
Yang kedua, dalah menjawab keinginan masyarakat Muba.
Dia mengatakan masyarakat Muba hanya perlu tiga hal, yakni jalan, listrik dan harga komoditas yang bagus.
Sedangkan masalah jalan kalau ingin diselesaikan lewat APBD bisa bertahun-tahun selesainya.
"Lagi-lagi bekal saya yang pernah menjadi anggota dewan sangat membantu," katanya.
Dia teringat saat itu ada BUMN yang usahanya memberikan kredit bagi pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur.