Anniversary ke 54, Sanggar Tari Anna Kumari Gelar Lomba Rias dan Busana Pengantin.

Perlombaan rias dan busana pengantin ini diselenggarakan di lantai 1, Palembang Indah Mall pada Kamis, 21 September 2017, pukul 14:00 WIB.

Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com/ Gisella

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Gisella Okita Andini.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dalam menyambut pesta emas, sanggar tari Anna Kumari menggelar perlombaan rias dan busana pengantin adat Palembang.

Panitia yang menyelenggarakan acara ini merupakan alumni dari sanggar tari Anna Kumari.

Perlombaan rias dan busana pengantin ini diselenggarakan di lantai 1, Palembang Indah Mall pada Kamis, 21 September 2017, pukul 14:00 WIB.

Acara ini diikuti oleh kurang lebih 30 peserta dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Menurut Ketua Panitia, Anita (54), yang juga merupakan alumni dari sanggar tari Anna Kumari ini mengatakan, diadakannya perlombaan ini untuk melestarikan kebudayaan asli Palembang.

"Selain menyambut anniversary 54 tahun sanggar tari Anna Kumari, tujuan kami menyelenggarakan perlombaan ini ialah untuk melestarikan kebudayaan asli Palembang. Sekarang ini kebudayaan asli semakin luntur karena arus modernisasi, kebudayaan asli saat ini banyak yang dimodifikasi", unkap Anita selaku ketua panitia penyelenggara perlombaan rias dan busana pengantin.

Walaupun penyelenggara merupakan sanggar tari, namun perlombaan yang diadakan merupakan perlombaan rias dan busana pengantin.

c
c ()

Pihak panitia mengatakan bahwa sanggar tari Anna Kumari tak sekedar menampilkan tarian saja di acara-acara tertentu, tetapi mereka juga menyediakan jasa rias pengantin adat Palembang.

Maka dari itu, mereka mengadakan perlombaan rias pengantin.

Acara ini juga dihadiri oleh pemilik sanggar tari, Anna Kumari, Dinas Kebudayaan dan artis ibukota Diah Putri Sriwijaya (Juara ketiga Panah Asmara Arjuna di ANTV).

Pada malam puncak anniversary ke 54 tahun, panitia mengundang artis ibukota Anwar Fuady sebagai bintang tamu.

Menurut Hani, salah satu model dari MUA Cetar Wening, acara ini dapat meningkatkan semangat dan daya saing antar MUA di wilayah Sumsel.

"Acara ini keren ya, selain bisa melestarikan budaya asli, bisa juga menambah semangat dan daya saing diantara MUA (make up artist) di Sumsel", kata Hani yang sering mengikuti perlombaan modeling. Hani juga mengaku sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti perlombaan ini, seperti soft skill dalam bidang modeling.

Selama 54 tahun,  Anna Kumari sudah membangun sanggar tari ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved