Idul Adha 2017

Miris! Umat Muslim Di Mesir Rayakan Idul Adha Tanpa Hewan Kurban, Ini Alasannya

Di sebuah pasar di Kota Ashmoun, sebelah utara Kairo, sejumlah pedagang berkumpul untuk menjajakan hewan kurban jualannya ke pengunjung. Para penjual

TRIBUNNEWS.COM
Pagi ini, Senin (12/9/2016), dilaksanakan shalat Id, dalam rangka Hari Raya Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Setelah Shalat Id, akan dilakukan pemotongan hewan kurban di lingkungan masjid. Sejumlah hewan kurban yang terdiri dari sapi dan kambing siap dikurbankan, termasuk sapi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

TRIBUNSUMSEL.COM, ASHMOUN - Muslim di Mesir memilih untuk merayakan Idul Adha tanpa hewan kurban akibat inflasi yang melanda negara itu.

Di sebuah pasar di Kota Ashmoun, sebelah utara Kairo, sejumlah pedagang berkumpul untuk menjajakan hewan kurban jualannya ke pengunjung.

Para penjual hewan kurban memang sudah meramaikan pasar dengan kerbau, lembu, dan sapi sejak Rabu (30/8/2017), menjelang Idul Adha.

Baca Juga: Tak Hanya Bikin Gemas, 5 Artis Jepang Ini Salah Satunya juga Bikin Lemes

Miris, Kurban 3 Sapi di Rumah, Perlakuan Ayu Ting Ting pada Tetangga Sekitarnya Bikin Netizen Geram

Ngeri, Pria Ini Kaget Bukan Main Lihat Makhluk Seperti Ular Berkepala Dua, Setelah Didekati Ternyata

Suasana pasar hewan kurban di Mesir
Suasana pasar hewan kurban di Mesir (Daily Mail/AFP)

Namun, tahun ini, dengan inflasi yang menembus rekor tertinggi di Mesir, warga tampaknya malah lebih tertarik untuk memandangi hewan-hewan itu saja ketimbang membeli.

Tak heran, inflasi telah membuat hewan-hewan kurban layaknya barang mewah yang dirasa warga semakin sukar untuk terbeli.

"Tahun lalu jualan saya masih laku. Tahun ini tidak ada lagi yang mau beli, sebab harganya naik," tutur seorang penjual, Mohammed Masoud.

"Sapi yang tahun lalu seekor harganya 15 ribu pound Mesir (Rp 11,3 juta), sekarang naik jadi 30 ribu pound (Rp 22,6 juta)," katanya lagi.

Inflasi juga membuat Masoud jadi merogoh kocek lebih dalam lagi untuk memberi makan hewan-hewan kurban jualannya.

Jika sebelumnya Masoud menghabiskan 2,5 pound (Rp 2.000) untuk sekilogram pakan hewan ternak, kini ia harus menghabiskan 7 pound (Rp 5.000).

Para penjual hewan ternak merasa dirinya paling merugi untuk Idul Adha tahun ini.

Sebab virus penyakit hewan ternak yang tengah mewabah memperparah kerugian mereka akibat inflasi.

Wabah penyakit yang menyerang kaki dan mulut hewan itu telah membunuh banyak hewan ternak dan menaikkan harga hewan ternak yang selamat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved