Tiga Malam Turun Hujan Deras, Tujuh Rumah Nyaris Tergerus Longsor
Diharapkannya, ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi longsor ini karena tentu warga pemilik rumah lainnya juga merasa cemas.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Pemukiman warga RT 1 longsor.
Akibatnya ada sekitar tujuh rumah warga yang terancam tergerus karena intensitas hujan pada malam hari selama tiga hari ini cukup tinggi.
Kejadian longsor tersebut sekira pukul 04.30 wib kemarin.
Karena kondisi rumah warga berdekatan juga dengan arus sungai Mandang.
Dari pantauan di lapangan, tebing yang longsor tersebut diperkirakan sepanjang 70 meter dan berjarak 1 meter terhadap rumah warga.
Andi (34) seorang pemilik rumah yang terancam longsor mengatakan longsor ini terjadi sudah terbiasa karena dulunya jarak rumah dengan sungai sepanjang 15 meter.
Namun, akibat diterpa curah hujan terus menerus longsor semakin mendakati rumah warga
"Nah sekarang jaraknya tinggal 1 meter lagi, kami takut jika terjadi longsor susulan bisa mengancam rumah kami, sedangkan kedalamannya sendiri sekitar 4 meter," kata Andi.
Diharapkannya, ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi longsor ini karena tentu warga pemilik rumah lainnya juga merasa cemas.
"Kira berharap bagian yang longsor ini dibangun talut penahan tebing supaya tidak lagi terjadi longsor," ujarnya.
Mantan Ketua RT 1, Yasmin membenarkan adanya kejadian longsor di wilayah RT 1 yang mengancam sejumlah rumah warga.
"Ada sekitar 7 rumah yang terancam tergerus dengan kedalaman sekitar 4 meter," katanya.
Sementara itu, Lurah Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Lukman Hakim mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai kejadian longsor tersebut.
"Longsor tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 wib dini hari. Memang sejumlah rumah warga terancam terbawa longsor karena jaraknya sangat dekat sekira 1 meter," katanya.