Tahun Depan Peneriman Murid Baru Tidak Lagi Seperti Sekarang, Begini Perubahannya

Nantinya setelah diberikan batasan waktu untuk mendaftar, peserta dengan nilai batasan nilai tertinggilah yang akan masuk ke SMA tersebut.

Editor: M. Syah Beni
Tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu
Kepala Disdik Sumsel, Widodo 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tahun depan rencananya Disdik Sumsel, berenca akan menerapkan sistem PPDB Tunggal.

Untuk teknisnya, Kepala Disdik Sumsel, Widodo menjelaskan, SMA/ SMK yang ada di Sumsel ini akan menetapkan nilai ‎UNBK minimal untuk masuk ke SMA tersebut.

Nantinya setelah diberikan batasan waktu untuk mendaftar, peserta dengan nilai batasan nilai tertinggilah yang akan masuk ke SMA tersebut.

Tentu saja untuk semua sekolah batasan nilainya akan berbeda.

Sekolah-sekolah yang selama ini dianggap favorit atau unggulan akan lebih batasan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan sekolah reguler.

"Misal batasan nilainya 8, yang siswa yang nilainya 8 bisa mendaftar. Misalnya lagi, ada yang mendaftar 1000 orang, dan diterima 200 orang. Maka peringkat nilai 1-200 orang yang akan diterima, dan sisanya yang terpaksa tidak lulus. Ini lebih efisien," katanya.

Widodopun menambahkan, untuk menjalankan PPDB ini, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel agar dapat menyetujui hal ini.

"Kita sudah sampaikan agar cepat disetujui. Saya kok optimis ya, dengan keadaan seperti ini, komputer kita banyak untuk UNBK, tahun dapat PPDB tunggal ini akan berjalan," tegasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved