Julia Perez Meninggal Dunia
Inilah Ganasnya Penyakit yang Diidap Jupe, Berikut Sebab dan Pencegahannya
Pedangdut Julia Perez alias Jupe mengembuskan napas terakhirnya, Sabtu (10/6/2017), di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo
"tapi pada stadium lanjut tidak bisa lagi operasi tapi disinar," katanya.
Ia menyebutkan kanker serviks dapat terjadi salah satunya karena infeksi HVP yang ada di sekitar setiap hari. Menurutnya virus tersebut sama dengan virus flu.
"Butuh waktu 10-15 tahun setelah terinfeksi HVP sampai dengan perubahan pada rahim," tambahnya.
Kanker pada serviks terjadi pada bagian bawah pada rahim yang menghubungkan rahim dan vagina.
Ia menjelaskan setiap 1 jam ada yang meninggal karena kanker serviks.
Ia menyebutkan setiap hari ada 58 kasus baru kanker serviks.
"Indonesia Juara pertama untuk kanker serviks di Asia tenggara."
"Di Indonesia lebih dari 70 persen pasien yang datang sudah dalam stadium lanjut (paling banyak stadium 3B)," bebernya
Virus HVP bentuknya seperti bunga yang cantik sekali.
Dari virus itu berkembang menjadi kelainan pada serviks.
"Jangan salah, kutil juga disebabkan HVP tapi tidak berbahaya," ucapnya.
Sebetulnya banyak orang yang bisa terinfeksi HVP baik wanita dan pria, virus ini pula bisa sementara maupun menetap.
Yang menetap akan terjadi kelainan pada sel serviksnya.
"Kita kadang tidak sadar kita terinfeksi HVP.
Bukan karena indikasi seksual saja tapi juga karena faktor lain misalnya perpindahan virus HVP," kata Amirah.
Amirah menginformasikan cara melawan infeksi HVP adalah dengan konsultasi ke dokter jika ada keluhan.
Cara lainnya adalah dengan vaksinasi dan pap smear secara teratur.
"Kanker serviks tidak menimbulkan gejala."
"Saat stadium lanjut berdarah saat berhubungan, keluar cairan dan bau, termasuk Sudah lama tidak haid setelah itu haid lagi, tidak bisa pipis dan lain sebagainya," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/julia-perez-jupe-meninggal-dunia-sabtu-1062017_20170610_123839.jpg)