Minim Penerangan PLN Perawat RSUD Lakukan Ini Pada Pasiennya

Bayi yang menggunakan baju kuning itu sesekali menangis saat petugas perawat melakukan penyuntikkan dibagian kakinya.

Editor: Hartati
Tribunsumsel.com/Farlin Addian
Perawat saat melakukan perawatan terhadap bayi yang menggunakan senter telpon karena listrik padam. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Farlin Addian

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA -- Petugas perawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muratara tampak kesulitan melakukan perawatan terhadap bayi karena tidak ada lampu listrik.

Pantauan Tribunsumsel.com, Jum'at (2/6/2017) sekitar pukul 11.30 wib ketiga petugas perawat sedang melakukan pemasangan infus kepada bayi dengan dibantu penerangan dari senter telepon.

Bayi yang menggunakan baju kuning itu sesekali menangis saat petugas perawat melakukan penyuntikkan dibagian kakinya.

Dian Winani, yang mengaku dari Humas RSUD Kabupaten Muratara, mengatakan sudah pernah diajukan ke Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muratara mengenai hal ini.

"Justru gardu yang sudah dipasangkan Pertambangan sudah kami ajukan langsung ke Perusahaan Listrik Negara (PLN)," kata Dian saat dibincangi Tribunsumsel.com, Jum'at (2/6/2017).

Menurut dia, bisa saja jika pihaknya menggunakan genset dan semua lampu bakal terangkat.

"Tapi kalau kami pakai genset terus Bahan Bakar Minyak (BBM) kami yang tidak terangkat (cukup), apalagi setiap hari keadaan seperti ini," tuturnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved