Komunitas Adat Tertinggal (KAT) Belum Ada Solusi
Semua peralatan dan perlengkapan mulai dari peralatan masak sampai pakaian terlihat seadanya.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Hartati
Sementara Kadinsos Kabupaten Mura Agus Susanto saat dihubungi menerangkan jika Dinsos kabupaten Mura sudah pernah turun langsung memantau keberadaan KAT tersebut, namun ia beralasan jika KAT tersebut bukan KAT asal Kabupaten Mura melainkan KAT asal provinsi Jambi.
"Mereka itu bukan KAT yang dari Mura tapi dari Jambi, mereka hanya sebentar, ketika makanan agak sulit, nanti mereka pindah lagi," ucapnya.
Menurut Agus, selagi KAT tersebut tidak mengganggu masyarakat tidak masalah tinggal di wilayah Tugu Mulyo, mengingat setiap wilayah punya kepala wilayahnya masing-masing, harusnya kepala wilayahnya tersebut untuk memberikan pengertian.
"Pemerintahan ini kan sistemnya berjenjang, bila di desa ada Kades, kelurahan ada pak Lurah, di kecamatan ada pak camat, harusnya mereka dulu turun tangan, tidak mesti semua Dinsos," ucapnya.