Warga Semidang Aji OKU Heboh Temukan Warga Tewas Bersimbah Darah, Ini Sebab Kamatiannya

Polisi dari Polsek Semidang Aji dan aparat Reskrim Polres OKU tetap menyelidiki kematian korban hingga jelas penyebab sebenarnya.

Penulis: Retno Wirawijaya | Editor: Hartati
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM.BATURAJA– Warga Desa Kebun Jati, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendadak heboh.

Pasalnya ditemukan mayat, diketahui bernama Dwi Warto (51), asal Lampung yang berdomisili di mess perkebunan Avdeling 8, Desa Kebun Jati.

Mayat korban ditemukan rekan-rekannya, Selasa malam (28/2), pukul 19.00 WIB.

Saat ditemukan korban sudah tergelatak tidak bernyawa dan sekitar tubuhnya ada lumuran darah.

Darah tersebut berasal dari tangan korban yang mengalami luka sayat cukup besar.

Persisnya di pergelangan tangan kirinya. Posisi korban saat ditemukan dalam keadaan terlentang.

Dugaan sementara penyebab korban tewas dikarenakan bunuh diri.

Sebab berdasarkan identifikasi saat polisi melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP), baik terhadap jasad korban maupun penyelidikan sekitar lokasi, polisi tidak menemukan jejak-jejak mencurigakan yang ada hubungannya dengan kematian tak wajar korban.

Dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya diperkuat penemuan sebilah parang di dekatnya.

Kemudian pergelangan tangan kiri korban tersayat lebar sehingga korban kehabisan darah.

Meski demikian, polisi dari Polsek Semidang Aji dan aparat Reskrim Polres OKU tetap menyelidiki kematian korban hingga jelas penyebab sebenarnya.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan di jasad korban, sementara korban diduga meninggal karena bunuh diri. Jenazahnya semalam sudah diambil pihak keluarga di rumah sakit untuk dibawa ke Lampung. Kami tetap akan menyelidiki kematian korban sehingga diketahui penyebabnya. Penyelidikan awal adalah bunuh diri,” kata Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP, Rabu (1/3).

Dijelaskan Kapolres Leo, penemuan mayat korban bermula tetangga di sebelah bedeng (mess) tempat tinggal korban curiga korban tidak ada kabar seperti biasanya.

Bahkan selama dua hari yang bersangkutan sama sekali tak terlihat keluar rumah.

“Akhirnya tetangga korban mengetuk pintu rumah korban tapi tidak ada suara. Mereka pun membuka jendela menggunakan kayu dan terlihat korban sudah terlentang berlumuran darah, lalu melaporkanya ke kepala Minanga Ogan dan menghubungi Polsek Semidang Aji,”kata AKBP Leo menerangkan kronologis penemuan mayat. Oleh polisi, mayat korban malam itu juga dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo untuk divisum.(rws)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved