Spesialis Komplotan Perampok Bank BRI Ditembak Polisi

S juga yang membawa senjata api rakitan ketika beraksi dan dia juga yang menyandera satpam dan mengikatnya.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Hartati
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto melihat barang bukti yang diamankan Ditreskrimum Polda Sumsel dan empat pelaku yang diamankan, Senin (27/2/2017). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Komplotan perampok sadis di Bank BRI yang melakukan aksinya di Cabang Unit Bank BRI Betung Desa Betung Barat Kecamatan Abab Pali ditembak polisi.

Dari delapan pelaku perampokan, empat pelaku ditangkap Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di tempat yang berbeda.

Tiga pelaku, harus dilumpuhkan polisi lantaran berupaya melawan saat akan ditangkap.

Empat tersangka yang ditangkap antara lain Abi Mansur (54) otak perampokan, Kobri (39), Rio Revaldo (21) dan Tamiri (52).

Lima pelaku sengaja berangkat dari Palembang untuk melakukan perampokan di Bank BRI Betung Desa Betung Barat Kecamatan Abab Pali, sedangkan tiga pelaku lainnya merupakan warga Pali.

Dengan menggunakan mobil, komplotan ini mendatangi Bank BRI Betung Desa Betung Barat Kecamatan Abab Pali.

Saat tiba di depan bank, mereka berbagi tugas.

Memanfaatkan linggis, komplotan ini berhasil masuk ke dalam bank.

"Kami sandera dahulu orang warung yang ada di sekitar bank, baru masuk dan menyandera satpamnya dengan cara diikat menggunakan lakban yang telah dipersiapkan," ujarnya Abi yang menahan sakit karena ditembak dikakinya, Senin (26/2/2017).

Delapan orang berbagi tugas untuk mencari barangi-barang berharga yang ada di dalam kantor tersebut.

Terutama brankas tempat penyimpanan uang yang ada di dalam kantor.

Namun, ternyata setelah brangkas bank terbuka sama sekali tidak ada uang melainkan berisi dokumen.

Karena tidak ada uang di dalam brankas, mereka memilih untuk mengambil barang-barang berharga milik karyawan bank yang ada di dalam kantor.

Usai melancarkan aksinya, komplotan ini langsung kabur menggunakan dua mobil yang mereka kendarai dari hasil rentalan.

"Saat beraksi, ada yang membawa senjata api rakitan. Biar mudah untuk menankuti satpam yang ada di dalam kantor itu," ujar Abi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved