Tinggal Beberapa Jam Lagi, Kunto Hartono Sang Drummer Sakti Akan Pecahkan Rekor Dunia

Aksi drummer sakti yang dimulai sejak 30 Desember lalu di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang masih terus berlangsung, terutama sang istri yang terus m

TRIBUNSUMSEL.COM/ ABRIANSYAH LIBERTO
Kunto Hartono saat mendapat perawatan saat jeda istirahat 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Kunto Hartono sang drummer sakti asal Banyuwangi, tinggal menunggu waktu untuk memecahkan rekor dalam aksi gebuk drum non stop selama 145‎ jam.

Kurang lebih 20 jam lagi atau sudah berjalan 125 jam pada pukul 15.00 akan untuk mencatatkan diri ke museum rekor dunia yakni Guinnes World Record.

Aksi drummer sakti yang dimulai sejak 30 Desember lalu di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang masih terus berlangsung, terutama sang istri yang terus menemani setiap waktu saat Kunto bermain.

Bahkan, aksi drummer nyentrik ini melakukan aksinya berkat dampingan langsung oleh sang istri Fenny Regiana yang selalu setia menemani.

Fenny selalu berada disamping kiri Kunto. Dia terihat mengelap keringat sang suami dengan handuk kecil. Ketika Kunto mulai mengantuk Fenny memberi semangat agar belahan jiwanya itu menyelesaikan misinya.

"Saya mendukung aksi ini akan selalu saya ingat, mas Kunto yang tidak tidur otomatis saya juga tidak tidur, paling sesekali memejamkan mata," katanya, Kamis (5/1).

Fenny berujar, ia mendampingi Kunto agar ‎arek Suroboyo tersebut mendapatkan semangat berlebih dan tak tertidur di atas panggung. "Kalau kita tidak berada disampingnya bisa-bisa dia tertidur. Jadi mau tak mau harus selalu disinya," ungkap Fenny.

Ikut-ikutan tak tidur saat Kunto manggung bukanlah hal baru bagi Fenny. Ia mengaku tidak pernah tinggal dalam setiap aksi Kunto. Oleh karena itu ia tidak pernah melarang dengan aksi super sang suami.

"Sudah biasa dia itu lakukan pemecahan rekor. Kita perbolehkan saja dan ikut mendampingi. Doakan saja ia dapat memecahkan rekor dunia ini," harap Fenny.

Hingga hari ini kondisi Kunto Hartono masih normal. Sesekali ia terlihat menguap hingga tertidur di tempat duduknya sembari memainkan stik drum di atas senar drum.

Acara pemecahan rekor yang di pusatkan di pelataran Benteng Kuto Besak, direncanakan akan selesai pada Jumat (6/1).

"Kunto terus lanjut menggebuk drum untuk memecahkan rekor, mudah-mudahan tidak ada halangan," kata tim pemecahan rekor Dhian.

Penulis: Siemen Martin
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved