Rio de Janeiro Nya Indonesia Ada di Maluku
Saat itu, suasana Monumen Kristus Raja lengang. Tak ada wisatawan lain selain rombongan jurnalis dari ibu kota.
TRIBUNSUMSEL.COM, SAUMLAKI - Di ujung timur Pulau Yamdena, Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, sosok Yesus Kristus kekal dan terabadikan dalam bentuk patung. Ia terwujud dalam tiga buah patung dan tersebar di tiga titik.
Namun, tiga patung Yesus Kristus itu berada di dalam area yang sama yakni Monumen Kristus Raja.
Satu patung yang menyita perhatian adalah saat Yesus berpose tengah berdiri dan membuka kedua tangan.
Sepintas bentuk patung itu seperti di Rio de Janeiro, Brazil atau di Puncak Buntu Burake, Toraja, Sulawesi Selatan.
Sementara dua patung lainnya merepresentasikan Yesus sedang disalib dan dipangku oleh Bunda Maria.
Patung Yesus dengan pose memberkati itu berdiri di atas bangunan tiga lantai.
Bangunan dengan cat berwarna krem itu dihiasi dengan variasi bentuk salib di bagian dindingnya.
Ada tiga sisi tangga untuk naik dari halaman ke bangunan itu.
KompasTravel sempat mengunjungi Monumen Kristus Raja dalam kegiatan "Pengembangan Promosi Daerah Tahun 2016" atas undangan Kantor Perwakilan Pemerintah Daerah, Kabupaten Maluku Tenggara Barat.
Saat itu, suasana Monumen Kristus Raja lengang. Tak ada wisatawan lain selain rombongan jurnalis dari ibu kota.
Kepala Kantor Perwakilan Pemerintah Daerah, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Ruben Benjarvioto Moriolkossu (43) mengatakan Monumen Kristus Raja dibangun pada 2004 oleh Pemerintah Daerah Maluku Tenggara Barat.
Tujuan awalnya sebagai destinasi wisata rohani di Saumlaki.
Sepintas bentuk patung itu seperti di Rio de Janeiro, Brazil atau di Puncak Buntu Burake, Toraja, Sulawesi Selatan.
"Patung Yesus memberkati itu menghadap ke arah timur. Yang patung salib menghadap ke utara. Hari Sabtu dan Minggu ini biasa jadi tempat wisata untuk foto-foto," kata Ruben kepada KompasTravel di sela-sela kegiatan di Monumen Kristus Raja, Desa Olilit Timur, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kamis (8/12/2016).
Ruben menambahkan, Monumen Kristus Raja juga lekat dengan kegiatan keagamaan khususnya umat Katolik.
Beragam kegiatan rutin seperti sembahyang, misa, hingga tempat penyimpanan arak-arakan patung arca Yesus digelar di Monumen Kristus Raja.
Di sini, ibadah berjalan berdampingan dengan pariwisata.
"Untuk masuk ke Monumen Kristus Raja gratis, belum ditarik biaya," jelasnya.
Monumen Kristus Raja berdiri di lahan dengan luas sekitar empat hektar. Ada dua bangunan utama di area monumen.
Satu bangunan dengan altar berbentuk perahu batu untuk misa, satu lagi bangunan patung Yesus memberkati untuk sembahyang.
Tepat di hadapan Patung Yesus memberkati, ada sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat misa.
Di dalamnya, ada sebuah meja altar berbentuk perahu batu dengan panjang mencapai satu meter.
Ruangannya kira-kira bisa menampung 100 jemaah.
Monumen Kristus Raja lekat dengan kegiatan keagamaan khususnya umat Katolik. Beragam kegiatan rutin seperti sembahyang, misa, hingga tempat penyimpanan arak-arakan patung arca Yesus digelar di Monumen Kristus Raja.
Ketiga patung itu dibuat oleh seniman asal Yogyakarta. Ruben mengatakan bahwa bagian patung-patung Yesus dibawa secara terpisah ke Saumlaki.
Setelah tiba di Saumlaki, proses penyatuan dilakukan.
"Jadi dibawa itu tangan, kepala, kaki, dan badannya dari Yogyakarta ke Saumlaki," jelasnya.
Dua dari patung Yesus di area monumen juga berfungsi sebagai penanda bagi kapal-kapal laut yang masuk ke Saumlaki.
Seperti patung Yesus memberkati yang menghadap ke Laut Arafuru.
Ruben mengatakan kapal-kapal dari arah Ambon akan melihat patung Yesus memberkati.
Monumen Kristus Raja ini terbuka untuk turis setiap hari.
Tanpa karcis atau tiket masuk, turis bisa berfoto di sekitar patung-patung Yesus.
Monumen ini berjarak sekitar 3-4 kilometer dari pusat kota Saumlaki. Sementara dari Bandara Mathilda Batlayeri berjarak sekitar 23-24 kilometer.
Turis bisa menggunakan taksi atau ojek dari pusat kota maupun bandara menuju Monumen Kristus Raja.
| Penulis | : Wahyu Adityo Prodjo |
| Editor | : Sri Anindiati Nursastri |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/patung-yesus_20161209_135243.jpg)