Tak Hanya Rampas Motor, Begal Ini Juga Perkosa Korban-korbannya
Miswandeny sendiri merupakan target operasi (TO) Polsek RKT karena menjadi otak sejumlah kejadian begal motor di Kecamatan RKT.
Dihadapan petugas, Mis mengkui jika dirinya sering melakukan aksi begal terhadap pengendara motor baik di kota Prabumulih maupun di Kabupaten Muaraenim.
"Di Prabumulih sudah sering khusus di Kecamatan RKT, bahkan kami pernah begal pengendara di depan polsek (jalan Prabumulih-baturaja). Untuk di Prabumulih besama Ardi dan lainnya, untuk di Lubai dan Rambang bersama kawan-kawan lain," ungkapnya.
Pria asli Pali itu menurutkan, motor hasil begal dijual ke kawasan Pali dengan harga antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta.
"Saya dapat bagian Rp 500 ribu tiap dapat korban, uang saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari," bebernya seraya mengatakan membegal motor karena penghasilan tidak ada menyadap karet.
Sementara ketika ditanya di Lubai, Mis mengakui pernah membegal pasangan pengantin di perkebunan karet dan mencabuli istri korban.
"Korban kami tebas pakai parang, istrinya digeryangi oleh teman-teman di pondok di Kecamatan Lubai," kata Mis seraya menyesali perbuatannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/begal-prabumulih_20161122_165757.jpg)