Hanya Ada Bantal Tanpa Guling, Semua Perlengkapan Putih, Ini Fakta Hotel yang Perlu Kamu Tahu
Ada banyak hal tersembunyi saat kamu menginap, menggunakan fasilitas kamar, hingga apa saja yang di hotel.
TRIBUNSUMSEL.COM - Akomodasi menjadi satu bagian terpenting saat kita berwisata.
Saking pentingnya, akomodasi ada di urutan ketiga setelah kamu menentukan destinasi dan transportasi.
Bahkan bagi sebagian kalangan, akomodasi sama pentingnya dengan transportasi.
Bagi kamu yang memiliki solo traveler dan jadi backpacker, mungkin tak terlalu sulit menemukan tempat untuk merebahkan diri.
Namun lain halnya dengan mereka yang pergi beramai-ramai atau dengan keluarga.
Misal jalan-jalan ke Bandung, Malang, Denpasar, dan lainnya.
Maka akomodasi merupakan satu hal yang paling diperhatikan.
Nah, menginap di hotel jadi solusi paling mudah saat liburan bersama keluarga.
Dengan prinsip feels like home, traveler bebas ngapain aja menikmati fasilitas di kamar hotel.
But, hei, ada yang perlu traveler tahu nih, tentang beberapa fakta hotel.
Ada banyak hal tersembunyi saat kamu menginap, menggunakan fasilitas kamar, hingga apa saja yang di hotel.
Ini dia beberapa fakta tentang hotel yang berhasil dirangkum TribunTravel.com dari berbagai sumber:
1. Kenapa Harus Warna Putih?

PEXELS.COM/LEEROY.ca
Guys, begitu kamu membuka pintu kamar hotel, maka yang akan terlihat pertama kali ada kasur, bantal, dan selimut warna putih.
Hingga handuk di kamar mandi juga putih.
Tentu ada alasannya.
Warna putih merupakan simbol kemewahan sehingga ketika tamu menggunakan perlengkapan hotel berwarna putih, mereka akan merasa jadi bagian dari kemewahan itu.
2. Kenapa Tak Ada Guling?

PEXELS.COM
Setelah mendapati kasur, bantal, dan selimut putih, ada yang aneh nggak dari furnitur ini?
Ya, tak ada guling.
Ada sih beberapa hotel yang menambahkan guling, namun hanya sedikit.
Alasannya, guling hanya ada di Indonesia dan Belanda!
Dalam bahasa Inggris, guling disebut sebagai "bolster" yaitu bantal sempit panjang yang lebih dirancang untuk ditempatkan di bagian kepala.
Jika ada kamar hotel dilengkapi guling, biasanya itu adalah bolster.
Bolster umumnya berfungsi sebagai penyangga tambahan pada punggung bagian bawah atau sebagai dekorasi.
Sementara di Amerika Serikat, mereka mengenal guling sebagai "body pillows" atau bantal tubuh yang dirancang untuk dipeluk saat tidur.
3. Barang Apa yang Bisa Dibawa Pulang?

DW.COM
Satu kebiasaan para tamu hotel yaitu mengambil barang-barang di kamar hotel.
Memang sih, ada beberapa benda di kamar yang bisa dibawa pulang sekaligus suvenir bagi tamu.
Tapi ingat, nggak semua ya!
Bila melanggar, siap-siap saja kena charge!
Lantas, benda apa saja yang boleh dibawa pulang?
Air mineral, toiletries, dan sandal hotel itu bisa dibawa.
Nah di luar itu, misal handuk, hair dryer, hingga bantal, a big no!
Bagaimana dengan minibar atau beberapa minuman di dalam kulkas?
Nah, semua makanan atau minuman di minibar harus dibeli dan di sebelahnya pasti ada daftar harganya.
Bukan cuma minibar, beberapa hotel sekarang bahkan menyediakan mi cup instan dan itu juga dijual!
4. Apakah Hotel Berbintang Selalu Jaminan?

DW.COM
Setiap tamu hotel tentu mengharapkan layanan terbaik, terlepas dari rating bintang hotel yang diinapi.
Peringkat bintang menunjukkan perbedaan dalam fasilitas, seperti ukuran ruangan atau jumlah fasilitas.
Yang harus kamu ingat, peringat bintang bukan garansi kualitas layanan.
Di online, traveler bisa lihat penilaian tamu-tamu lain pada hotel, itu lebih penting dari rating resmi hotel tersebut.
5. Harga Murah Saat Pesan via Agen Online?

PEXELS.COM/Ed Gregory
Eits, tunggu dulu, guys.
Banyak yang percaya jika memesan hotel lewat agen online, akan mendapat harga murah.
Lebih baik cobalah telepon dan tanyakan lagi harganya.
Siapa tahu kamu bisa menawar tarif yang lebih rendah.
Ingat, hotel membayar komisi ke situs pemesanan online, kadang-kadang sebanyak 25 persen.
Sehingga bisa jadi tarifnya lebih murah jika tanpa perantara situs pemesanan online.
6. Kenapa Tak Ada Angka 4 dan 13 di Dalam Lift Hotel?

NET
Jika kamu perhatikan, banyak gedung atau hotel yang tidak mencantumkan angka empat maupun angka 13 di dalam lift mereka.
Konon, angka empat dan 13 angka yang tidak hoki, terlebih lagi angka empat itu angka mati.
Sebagian masyarakat yang berkiblat pada budaya Tionghoa memiliki kepercayaan soal Fengshui.
Nah, angka empat tersebut kakinya satu, bila dipikir menggunakan logika itu hal yang tak seimbang.
Selain itu pelafalan bahasa Mandarin, angka empat dibaca shi yang bisa diartikan 'mati.'
Penulis: Sri Juliati/Tibuntravel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/kamar-yang-ada-di-the-daira-hotel-palembang-jalan-jendral-sudirman_20160810_162316.jpg)