Ahok Ditetapkan Tersangka

Ditetapkan Tersangka Ahok Ingin Buktikan di Pengadilan Dia Tidak Bersalah

Kepada para pendukung, Ahok meminta mereka tetap semangat memenangkan pasangan Ahok-Djarot satu putaran pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Editor: Hartati
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot diabadikan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016). Partai PDI P mengusung Ahok dan Djarot untuk pilkada DKI 2017 mendatang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menerima dengan baik statusnya sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

Dia malah ingin membuktikan dirinya benar di pengadilan.

Ahok berharap agar proses hukum berjalan dan dilaksanakan secara terbuka, seperti kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin oleh Jessica Kumala Wongso.

"Ini proses akan berlangsung terbuka. Kayak TV menyiarkan (kasus kopi) sianida," kata Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (16/11/2016).

Menurut dia, hal ini menunjukkan sebuah proses hukum yang berjalan baik di Indonesia.

Ahok memberi keterangan pers didampingi Calon Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat.

Kemudian beberapa anggota tim pemenangan seperti Ruhut Sitompul, Yorris Raweyai, dan lain-lain.

Kepada para pendukung, Ahok meminta  mereka tetap semangat memenangkan pasangan Ahok-Djarot satu putaran pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Kami ingatkan pendukung ini bukan akhir," kata Ahok,

Bareskrim Polri menetapkan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Penetapan tersangka dilakukan Bareskrim Polri setelah melakukan gelar perkara terbuka terbatas di Mabes Polri, Selasa (15/11/2016).

Penulis: Kurnia Sari Aziza

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved