Ratusan WNI Lolos Gabung ISIS, Polri Tempatkan Anggota di Bandara

Dalam beberapa bulan terakhir, ada ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang lolos pergi keSuriah untuk bergabung dengan ISIS.

TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian saat ditemui di kediaman orangtuanya di Jalan Sambu IB I Palembang, Senin (12/9/2016). 

TRIBUNSUMSEL.COM-Dalam beberapa bulan terakhir, ada ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang lolos pergi keSuriah untuk bergabung dengan ISIS.

"‎Beberapa bulan ini ada puluhan yang sudah ditangkap, digagalkan berangkat. Tapi yang lolos juga ada totalnya hampir 500 yang sudah berangkat," ujar Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Selasa (11/10/2016) di Mabes Polri.

Tito Karnavian menuturkan berdasarkan informasi yang dimilikinya, masih ada WNI yang hendak berangkat ke Suriahuntuk bergabung dengan ISIS.

Untuk mengantisipasi hal ini, Tito Karnavian menyebar anggotanya‎ ke seluruh bandara untuk memonitor keberangkatan pada WNI tersebut.

"Masih ada yang akan berangkat menggunakan jalur mereka. Kami lakukan monitoring di bandara‎. Selain itu dari Densus juga terus mengamati pergerakan jaringan mereka," kata Tito Karnavian.

Untuk diketahui, Kamis (22/9/2016) silam, Densus 88 menangkap tujuh WNI yang diduga hendak berangkat ke Suriah melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Dari ketujuh orang tersebut, hanya tiga yang ditetapkan sebagai tersangka yakni ANF, A dan W. Sementara empat lainnya statusnya masih sebagai saksi.

Selanjutnya pada Rabu (28/9/2016) pagi, polisi menangkap AR alias Abu Fauzan di Bekasi, Jawa Barat yang berperan mengatur keberangkatan para WNI yang hendak ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

‎Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan pelanggaran Undang-undang Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.‎

Polisi menduga ada puluhan WNI yang sudah diberangkatkan oleh ‎Abu Fauzan alias AR.

Terlebih sejak 2015 lalu, Abu Fauzan sudah meloloskan empat kali pemberangkatan WNI ke Suriah, dimana mayoritas ialah warga di Pulau Jawa.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved