Ada Pabrik Baru di Baturaja, Project Manager PT GPB : Rencananya 2017 Peletakan Batu Pertama
Ia menjelaskan, seuai Izin Usaha Pertambangan (IUP) mencapai 3500 hektare.
TRIBUNSUMSEL.COM, BATUARAJA- Tahun 2017 mendatang PT Gunung Pantara Barisan (GPB) yang bergerak dibidang pertambangan operasi produksi batu gamping, Komoditas, Mineral Bukan Logam (bahan baku semen,red) merencanakan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan pabrik.
Project Manager, PT GPB, Adel mengatakan GPB serius dalam berinvestasi. Ia mengaku investasi GPB di OKU tidak main-main, dana besarpun dikucurkan.
Untuk penyerapan tenaga kerja atau karyawan juga sesuai izin, mencapai 1300 pekerja. Dimana, 35 persennya untuk ring satu.
"Selebihnya silakan bersaing. Bisa dari Baturaja OKU dan lainnya," katanya, saat dibincangi Tribun Sumsel, Senin (3/10).
Ia menjelaskan, seuai Izin Usaha Pertambangan (IUP) mencapai 3500 hektare. Wilayah, Kecamatan Lengkiti dan Sosoybuay Rayab.
Sementara, untuk Izin Prinsip yang dikeluarkan mencapai 400 hektare.
"400 hektare itu terletak di tiga Desa. Yakni Desa Bandar Jaya, Desa Umpam dan Desa Karang Endah. Lahan tersebut sudah dibebaskan. Mengenai lahan tidak ada masalah," katanya.
Untuk pabrik sendiri ia menjelaskan, menggunakan teknologi Jerman. Untuk detailnya itu yang lebih paham orang teknis."Yang jelas, kita menerapkan zero debu," ungkapnya.
Untuk produksi sendiri kata dia, ada sekitar 1,8 juta ton pertahun. Artinya, bisa mencapai 70 tahun ke depan.
Pada peletakan batu pertama pembangunan itu, kata dia direncanakan dan diharapkan, akan dilakukan Presiden RI, Joko Widodo. "Insyallah bapak presiden kita harapkan untuk meletakan batu pertama pembangunan," katanya.(rws)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pt-gampling_20161003_150800.jpg)