3 Bulan Ditinggal dan Tak Diberi nafkah, Suami Kepergok Nikah lagi
Sampai satu saat, Allah beri petunjuk siapa suami saya yang sebenarnya. Allahu Akbar, hancurnya hati saya ya Allah. Orang yang saya percaya, orang
Dimulailah episode kehidupan kami sebagai suami istri, susah senang hidup bersama, melalui berbagai cobaan setelah menikah.
Jatuh bangun bersama-sama, saat susah menangis bersama-sama, senang bersama-sama di saat bahagia (termasuk saat menantikan si buah hati).
Saat hampir setahun pernikahan, ada yang mulai bertanya sudah ada 'isi' atau belum? Di saat itu juga mulailah hati ini semakin 'down'.
Bila diberitahu pada suami, dia kata "biarkanlah mereka, itu semua kan rezeki Allah,". Hilang rasa sedih bila mendengar semua itu dari mulut suami.
Tahun kedua pernikahan, rasa bahagia itu tinggi menggunung. Rasa bahagia yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Namun, kebahagiaan kami diuji dengan kehadiran orang ketiga yang datang menganggu.
15 Oktober 2015, suami mengatakan dia memilih
Lalu saya pun berkata, "Pergilah sayang," meskipun naluri saya mengatakan itu dia pergi ke Melaka bukan untuk tugas pekerjaan.
Sampai satu saat, Allah beri petunjuk siapa suami saya yang sebenarnya. Allahu Akbar, hancurnya hati saya ya Allah. Orang yang saya percaya, orang yang saya sayangi sanggup mengkhianat saya.
Apa salah dan dosa saya? Saya belajar untuk bersabar, pada pandangan orang, saya nampak kuat. Dari tutur kata, saya nampak gigih untuk terus senyum.
Padahal semua itu hanya akting saja untuk menunjukkan pada orang kalau saya ini kuat, tapi hati saya sebenarnya sudah hancur, menangis setiap hari tanpa diketahui orang.
Pura-pura berkata dengan keluarga mertua saya keadaan baik-baik saja dan tidak diceritakan tentang apa yang dia perbuat suaminya.
Padahal hati saya, ya Allah. Takkanlah keluarga mertua tidak sadar kalau saya sedang bersedih dengan sikap anak mereka?
24 Desember 2015, tanggal yang saya tidak akan lupa sampai ke akhir hayat.
Saya masih lagi istrinya yang sah, tetapi mengapa ini balasan yang mereka berikan pada saya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pernikahan-perceraian_20160818_175739.jpg)