3 Bulan Ditinggal dan Tak Diberi nafkah, Suami Kepergok Nikah lagi
Sampai satu saat, Allah beri petunjuk siapa suami saya yang sebenarnya. Allahu Akbar, hancurnya hati saya ya Allah. Orang yang saya percaya, orang
Dalam suatu hubungan pasti ada suka duka dalam berumah tangga dan itu pasti akan dialami semua orang.
Dalam perjalanan rumah tangga memang terkadang tak seindah dengan apa yang kita bayangkan.
Ibarat rumah semegah apapun, lama kelamaan tentu akan mengalami rusak dan bocor. Mobil semewah apapun, tentu akan mengalami lecet atau baret bila tidak dikemudikan dengan baik.
Air setenang apapun, tentu akan ada riak dan gelombangnya. Demikian pula menjaga komitmen pernikahan.
Bila tidak dijaga dengan baik, akan berujung pada kehancuran.
Seperti yang dialami wanita di Malaysia yang harus merasakan kesedihan mendalam karena tanpa sepengetahuannya sang suami pergi dan menikah dengan perempuan lain.
Kisah yang dikutip dari fanspage My Media Hub ini sengaja kami tuangkan sebagai pembelajaran dengan maraknya peluang dan kejadian perselingkuhan yang banyak terjadi di kota kota besar.
Semoga kisah ini tidak menjadi terulang dan menjadi pelajaran yang sangat berharga betapa selingkuh itu sangat menghancurkan kehidupan berkeluarga.
Silahkan memetik pelajaran yang berarti dari kisah di ini... mohon bantu sebarkan agar bisa menjadi manfaat bagi keluarga-keluarga yang lainnya..
Berikut Kisahnya:
Saat diri dihiasi dengan baju pernikahan, muka dirias dengan berbagai warna. Debaran jantung juga semakin terasa, dalam beberapa menit saja lagi saya akan menjadi istri.
Berkumpul sanak saudara, adik beradik dan keluarga bakal mertua di rumah. Saat Pak Penghulu mengatakan, "Sudah siap semua?" Jantung berdegup kencang entah ke mana perginya.
Saat tangan bakal suami bersalaman dengan Pak Penghulu, air mata saya mulai menggenang.
"Aku nikahkan kau dengan ********** binti Zulkifly dengan maskawin **** tunai. Sah !!"
Alhamdulillah, dengan sekali lafaz, saya telah sah menjadi istrinya. Allahu Akbar, air mata tanpa saya sadar mengalir tanpa henti. Kegembiraan tidak bisa diungkap dengan kata-kata.
Saat suami memandang wajah saya dengan linangan air mata, dalam hati saya bertanya "Apa benar dia suami saya yang kami akan sehidup-semati setelah ini?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pernikahan-perceraian_20160818_175739.jpg)