Reshuffle Kabinet
Terkenang Kisah Kala Sri Mulyani Menangis: 'Kalau Jadi Menkeu Nangis, Pasar Bisa Kacau'
Khususnya suami dan anak-anaknya dalam mendukung gerak langkahnya selama ini.
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA- Kembalinya Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan dalam jajaran Kabinet Kerja di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai wujud menepati janjinya.
Direktur Pelaksana Bank Dunia itu benar-benar menunjukkan ekspresi kecintaannya sebagai warga negara menerima ajakan bergabung kembali dari Jokowi.
Masih teringat kala itu, Kamis (20/5/2010) sore di Kantor Kementerian Keuangan di Jalan Banteng, Jakarta Pusat.
Ketika itu Sri Mulyani Indrawati tak kuasa menahan air matanya saat memberikan wejangan dalam acara Serah Terima Jabatannya.
Suasana berubah menjadi haru saat Sri Mulyani tiba-tiba berhenti melanjutkan pembicaraannya saat menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada berbagai pihak.
Khususnya suami dan anak-anaknya dalam mendukung gerak langkahnya selama ini.
SMI pun tak mampu melanjutkan kata-katanya, dan hanya bisa menahan isak tangis.
"Terima kasih kepada suami saya, yang mendukung semua langkah saya dalam mengabdi. Pak Tony, suami saya, dan anak-anak saya. Mereka lah aset yang menjadi kekuatan bagi saya dalam menjalani tugas-tugas. Terimakasih pak ya," ujar Sri Mulyani terbata bata, saat itu.
Bahkan, Sri Mulyani terdiam selama beberapa menit karena harus bekerja keras menahan laju air matanya.
Melihat SMI belum juga membuka perkataan lagi, sontak terdengar tepuk tangan para hadirin untuk mengisi kekosongan.
"Saya boleh menangis karena sudah bukan menteri keuangan," ujar Sri Mulyani kemudian lalu disambut tepuk tangan hadirin.
"Kalau jadi Menkeu nangis, pasar bisa kacau," katanya sembari menghapus air matanya.
Kali ini, Rabu (27/7/2016) Direktur Pelaksana Bank Dunia itu harus merelakan jabatannya di Bank Dunia yang sudah dijabatnya sejak 1 Juni 2010 lalu.
Kini, perempuan yang lahir di Bandar Lampung, Lampung, 26 Agustus 1962 lalu itu, kembali menduduki dan memimpin kantor yang sudah enam tahun ditinggalkannya itu.
Usai dilantik Jokowi, Sri Mulyani merasa terhormat diminta oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Keuangan pada reshuffle Kabinet Kerja jilid II ini.