Sering Mengalami Hali ini, Tanda Kadar Stres Anda Sudah Tinggi

Walau stres tak mungkin kita hindari, tetapi seharusnya bisa dikendalikan agar tidak menjadi besar.

Editor: M. Syah Beni
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNSUMSEL.COM- Kita hidup di dunia yang bergerak cepat, dimana stres sudah kita anggap sebagai bagian dari hidup sehari-hari.

Tanpa disadari, sebenarnya stres yang kita alami sudah dalam tahap berbahaya.

Walau stres tak mungkin kita hindari, tetapi seharusnya bisa dikendalikan agar tidak menjadi besar.

Efek buruk stres bukan hanya dirasakan tubuh, tapi juga penurunan kestabilan emosi.

Biasanya kita baru menyadari diri ini sedang stres saat kita menjadi gampang marah, tidak sabaran, atau sakit kepala. Padahal, tubuh sebenarnya sudah mencoba berkomunikasi dengan kita lewat keluhan-keluhan "kecil" yang dirasakan tubuh.

Dengarkan sinyal tubuh yang menunjukkan bahwa kita sebenarnya sedang stres.

Fisik

Orang yang mengalami stres kronik memiliki kadar hormon kortisol tinggi dalam peredaran darahnya.

Dalam jangka panjang, kortisol yang berlebihan ini akan merusak sistem imun.

Perhatikan jika belakangan ini Anda menjadi gampang sakit, seperti flu atau tidak enak badan.

Sering sakit kepala, otot-otot di bahu tegang, dan nyeri, bisa menjadi tanda stres yang makin memburuk.

Pola tidur juga bisa terganggu oleh stres yang tidak terkontrol. Insomnia merupakan gejala awal stres.

Bila Anda sering dibantu tidur oleh pil tidur, mungkin ini saatnya untuk mengenali kadar stres Anda.

Gejala lainnya adalah sulit menahan nafsu makan sehingga Anda ingin makan terus, atau justru kehilangan nafsu makan.

Emosi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved