Serangan Bom Mobil di Pangkalan Militer Yaman Tewaskan Sepuluh Orang
Pemberontak Houthi telah melakukan pemberontakan dengan merebut ibu kota Sana’a pada akhir 2014, dan kemudian bergerak ke berbagai penjuru Yaman
TRIBUNSUMSEL.COM, SANAA - Setidaknya 10 orang tewas tewas dan belasan orang terluka akibat dua serangan bom mobil di pangkalan militer di kota Selatan Aden, Yaman, Rabu (6/7/2016).
Setidaknya enam tentara tewas dalam keadian tersebut.
Pelaku serangan meledakkan sebuah bom mobil di dekat pintu masuk tentara di distrik Khormaksar yang berbatasan dengan Bandar Udara Internasional Aden.
Ledakan pertama memungkinkan kendaraan kedua untuk masuk ke dalam pangkalan yang juga meledak.
Ledakan diikuti kontak tembak antara pasukan dan para penyerang.
Hingga berita ini diturunkan masih belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi tatkala umat muslim di seluruh dunia merayakan hari libur Idul Fitri.
Yaman baru-baru ini telah terpukul oleh serangan dari afiliasi ISIS.
Pemberontak Houthi telah melakukan pemberontakan dengan merebut ibu kota Sana’a pada akhir 2014, dan kemudian bergerak ke berbagai penjuru Yaman.
Koalisi Arab Saudi mulai melakukan intervensi militer pada Maret 2015 untuk berperang membantu pemerintah melawan pemberontah Houthi.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, setidaknya lebih dari 6.400 orang telah tewas akibat konflik di Yaman, dan sebagian besar korban adalah warga sipil.
Di luar itu, lebih dari 2,8 juta warga lainnya telah mengungsi dari rumah-rumah mereka.
Lebih dari 80 persen penduduk Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan sebagai akibat dari krisis tersebut. (AP/Aljazeera)