Menyedihkan, Eka Tewas Setelah Baca Pesan BBM Pacarnya
Sementara Siti mengalami luka parah dan dirawat di RSUP Sanglah.
“Katanya memang tidak memakai helm,” jelasnya.
Sementara menurut keterangan dari seorang penjaga warung klontong yang terletak sekitar 10 meter dari lokasi tabrakan, saat itu kondisi di sekitar Jalan Waribang agak gelap lantaran lampu penerangan jalan yang jumlahnya minim.
Eka dan Indah menurut penjelasannya terpental akibat tabrakan tersebut.
Sementara Sofyan tertindih sepeda motornya.
Kaki kanan Sofyan ditimpa sepeda motor hingga patah.
Kepala pemuda itu bersandar ke stang sepeda motor dan wajahnya terluka cukup dalam akibat terkena ujung stang.
"Saya nggak tau gimana bisa sampai tabrakan. Tapi setelah dengar ada bunyi benturan keras, saya langsung lihat ke jalan. Dua korban perempuan sampai terpental."
"Satu yang selamat terpental sampai ke atas trotoar dan yang meninggal tergeletak dalam kondisi telungkup di pinggir jalan dekat trotoar," jelas saksi yang tidak ingin namanya ditulis ini.
Menurut saksi ini, pihak keluarga korban telah menghaturkan sesajen dan juga banten ngulapin guna menetralisir pengaruh negatif dari insiden kecelakaan tersebut.
Tampak sore kemarin di atas trotoar terdapat banten ngulapin telah selesai dihaturkan.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol I Nyoman Nuryana, menjelaskan kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 5247 QP yang dikendarai oleh Sofyan bergerak dari selatan ke utara.
Sedangkan, sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 5808 EO yang dikendarai Siti Khoriyah dan Putu Eka Astini bergerak dari arah sebaliknya.
“Sepeda motor yang dikendarai oleh Sofyan bergerak dengan kecepatan tinggi dan mengambil jalur terlalu ke kanan sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp 3 juta,” kata Nuryana. (*)