Menyedihkan, Eka Tewas Setelah Baca Pesan BBM Pacarnya

Sementara Siti mengalami luka parah dan dirawat di RSUP Sanglah.

Editor: M. Syah Beni

TRIBUNSUMSEL.COM, DENPASAR – Putu Eka Astini (29) memacu motornya dengan cepat setelah membaca pesan BlackBerry Messanger (BBM) dari kekasihnya saat bersama rekannya, Siti Khoriyah alias Indah Sari (34), membeli sate di Jalan Waribang, Denpasar, Bali, Rabu (22/6/2016) malam.

Nahas, di tengah perjalanannya kembali ke sebuah mess di kawasan Padang Galak, Sanur, kedua rekan kerja itu bertabrakan dengan seorang pengendara motor, M Bagus Sofyan Hadi (22).

Sofyan tewas di tempat. Eka meninggal di RSUP Sanglah.

Sementara Siti mengalami luka parah dan dirawat di RSUP Sanglah.

Tabrakan adu jangkrik itu terjadi di depan gudang amunisi TNI AD, Denpasar Timur, sekitar pukul 22.30 Wita.

Kedua korban tewas sudah dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing, Kamis (23/6/2016).

Sofyan diantar oleh ambulans RSUP Sanglah ke Jember, Jawa Timur.

Sementara Eka dipulangkan ke Nusa Penida, Klungkung.

Adapun Indah Sari masih dirawat intensif di RSUP Sanglah dengan mengalami luka robek pada kedua pelipis dan cedera pada bahu kirinya.

“Tangan kanannya juga patah, baru saja sadar,” terang Aliban, yang mengaku kerabat Indah Sari, di RSUP Sanglah, Denpasar, Kamis (23/6/2016).

Aliban menambahkan keluarga Indah Sari di Banyuwangi, Jawa Timur, dikabarkan akan segera datang ke RSUP Sanglah.

Ia menuturkan saat kecelakaan Eka membonceng Indah.

"Eka mendapatkan pesan BBM dari pacarnya untuk segera kembali dengan cepat ke mess. Makanya dia buru-buru pulang,” jelas Aliban.

Kedua korban diketahui sudah cukup lama tinggal di sebuah mess tempat mereka bekerja di Padang Galak.

Aliban membenarkan kedua korban itu tidak menggunakan helm dalam berkendara.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved