La Nyalla Matalitti Hanya Bungkam Saat Dibawa ke Kejagung

La Nyalla tidak keluar dari Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, melainkan langsung keluar dari apron bandara setelah dijemput.

Editor: M. Syah Beni
La Nyalla Matalitti 

TRIBUNSUMSEL.COM, TANGERANG - Tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti langsung dijemput pihak Kejaksaan Agung setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (31/5) petang.

La Nyalla tiba di bandara sekitar pukul 18.15 dengan pesawat Garuda Indonesia GA 835 dari Singapura.

Begitu mendarat, La Nyalla yang mengenakan batik cokelat langsung dijemput mobil Toyota Kijang Innova Kejaksaan Agung, dikawal interpol Singapura.

La Nyalla tidak keluar dari Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, melainkan langsung keluar dari apron bandara setelah dijemput.

"Bapak La Nyalla langsung diserahkan ke Kejaksaan Agung untuk diproses lebih lanjut, " ujar Kabiro Humas Kemenkumham, Effendi Peranginangin yang juga datang ke Bandara Soekarno-Hatta.

La Nyalla dideportasi dari Singapura akibat overstay atau menetap lebih dari masa berlaku yang ditetapkan imigrasi.

La Nyalla ditangkap petugas imigrasi Singapura, sebelum akhirnya diserahkan ke KBRI Singapura.

Mantan ketua PSSI itu juga diberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor untuk kembali ke Indonesia.

Bungkam

Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mattalitti tiba di Kejaksaan Agung sekitar pukul 19.30 WIB.

Ia menumpangi mobil berwarna hitam dan dikawal sejumlah jaksa.

Kedatangan La Nyalla sontak disambut kegaduhan dari pewarta yang berebutan mengambil gambar.

Karena itulah La Nyalla sempat didiamkan di dalam mobil setelah mobil mendarat di depan Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Begitu keluar dari mobil, La Nyalla terlihat mengenakan batik berwarna coklat.

Ia terus bungkam hingga masuk ke dalam gedung bundar.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved