Bom Mobil Meledak di Kawasan Daerah yang Berpenduduk Syiah

Ledakan itu sangat dahsyat yang mengguncang tanah

Editor: M. Syah Beni
BBC Indonesia
ISIS mengaku melakukan serangan bom mobil di Kota Sadr. 

TRIBUNSUMSEL.COM- Para pejabat Irak mengatakan bom mobil yang diledakkan di dekat pasar di kawasan berpenduduk mayoritas Syiah di Baghdad menewaskan sedikitnya 64 orang.

Serangan di distrik Kota Sadr pada jam sibuk pada Rabu (11/05) itu juga menyebabkan tak kurang 87 orang mengalami luka-luka.

Banyak korban tewas maupun luka meliputi perempuan dan anak-anak, kata polisi Irak.

Seorang saksi mata mengatakan kendaraan yang diduga digunakan untuk mengebom adalah mobil pick up yang dipenuhi dengan sayur dan buah.

"Ledakan itu sangat dahsyat yang mengguncang tanah," kata Karim Salih, 45, kepada kantor berita AP.

Kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas pengeboman. Disebutkan bahwa serangan ditujukan kepada milisi Syiah.

ISIS menganggap Syiah sebagai aliran yang menyimpang dan sudah berkali-kali mengancam akan menyerang daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas Syiah di Irak.

Meskipun ISIS kehilangan daerah kekuasaan di Irak, para pengebom ISIS terus melancarkan serangan di banyak daerah.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved