Ahok Pernah 'Lari' Saat Ditemui oleh Imam Supriadi si Penantang Ahok Berduel, Ini Buktinya

Tidak hanya menantang, Imam juga melontarkan caci maki terhadap Ahok bahkan akan menggantungnya di monas.

Penulis: M. Syah Beni | Editor: M. Syah Beni
Facebook Imam Supriadi

TRIBUNSUMSEL.COM- Nama Imam Supriadi langsung menjadi perhatian usai videonya menantang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama beredar di dunia maya.

Tidak hanya menantang, Imam juga melontarkan caci maki terhadap Ahok bahkan akan menggantungnya di monas.

"Anda jangan sok berkuasa, anda orang asing di sini , saya pribumi asli m****m b****i. hadapi saya ahok, lihat peci (topi) saya ini BPK RI, teman teman anda sudah memaki-maki saya tapi saya tidak takut. Hadapi saya," tantang Imam kepada Ahok

Imam juga menjelaskan bahwa dirinya pernah memeriksa Ahok saat masih menjadi Bupati Belitung Timur pada tahun 2005.

"Anda (Ahok) menggunakan uang PDAM Rp 664 Juta yang saya tuduhkan yang tidak anda siarkan. Saya lupa memvideokan saya lupa memfoto anda. Ada aset yang anda jual namanya bukit ayah. Di sana sudah trending topik. ya. dan anda punya orang tua tiga buah pulau. Tolong jelaskan pulau-pulau milik siapa. Kapan anda beli kapan anda peroleh," ujarnya

Lantas siapa sebenarnya Imam Supriadi dan mengapa ia menyerang Ahok.

Jauh sebelum ia mengunggah video tantangannya kepada Ahok, Imam mengaku sudah pernah menemui Ahok di Balai Kota.

Imam juga kembali menjelaskannya di video yang diunggah.

Penelusuran Tribun Sumsel, pada tahun 2013 Imam Supriadi juga pernah menghebohkan dunia maya dengan tulisannya tentang kebobrokan Ahok saat menjabat Bupati Belitung Timur.

Tulisan itu ia posting di kompasiana dengan judul 'Ahok Pengecut Menghadapi Saya dan Menolak Semua Dakwaan Saya'

Dalam tulisannya ia menjelaskan secara rinci kedatangannya ke Balai Kota serta apa tujuannya.

Berikut tulisan Imam Supriadi tentang Pertemuannya dengan Ahok yang dikutip dari Kompasiana.

Pada Hari Senin 2 September 2013 sekitar Pukul 10.00 WIB, saya dan seorang teman telah berjanji untuk pergi ke BALAIKOTA DKI dan bermaksud menemui AHOK.

Dalam perjalananmenuju BALAIKOTA DKI saya sempat berfikir, apakah saya bisa menumiu AHOK dengan mudah...???? Alhamdulillah, akhirnya saya dan teman bisa menemui AHOK meski dengan sedikit pertanyaan dari "Orang Dalam" maksud dan tujuan apa menemui WAGUB (AHOK),,,!!?? Saya katakan kepada "Orang Dalam" tersebut, bahwa saya lama tak jumpa beliau sejak saya memeriksa beliau pada Tahun 2005 di Belitung Timur yang ibukotanya MANGGAR.

Saya ingin menanyakan TINDAK LANUT atas hasil pemeriksaan yang telah saya lakukan, sekedar KLARIFIKASI. Sedikit ALOT menghadapi orang itu. Untuk meyakinkan AHOK, maka nametag atau TANDA PENGENAL saya dari Kantor Badan Pemeriksa Keuangan saya serahkan untuk dibawa masuk dan ditunjukkan kepada BOSS nya itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved